Siswi SD yang Dibakar Ibunya Meninggal Setelah Berjuang Hadapi Luka Bakar di Sekujur Tubuhnya

Siswi kelas 4 SD di Desa Pintareng ini menghembuskan napas terakhir setelah berjuang menjalani pengobatan di RSUD.

Siswi SD yang Dibakar Ibunya Meninggal Setelah Berjuang Hadapi Luka Bakar di Sekujur Tubuhnya
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
Kepala dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Sulut, Meike Pangkong saat menjenguk Jessica Mananohas, Jumat (19/10/2018). 

BANGKAPOS.COM, MANADO - Jessica Mananohas (10), siswi SD yang diduga dibakar  ibunya sendiri, Olga Semet, warga Desa Pintareng, Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara, akhirnya meninggal dunia di RSUP Kandou, Manado pada Selasa (23/10/2018).

Siswi kelas 4 SD di Desa Pintareng ini menghembuskan napas terakhir setelah berjuang menjalani pengobatan di RSUD Liungkendage Tahuna. 

Bahkan pihak RS menyebut  Jessica sudah membaik 70 persen

Sayang, Jessica dikabarkan sudah meninggal dunia pada Selasa siang. 

Berikut Fakta-fakta kasusnya:

1. Meninggal Dunia Pukul 2 Siang

Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado (Grup Tribun Medan), Selasa (23/10/2018) di RSUP Kandou Malalayang, Jessica tutup usia pada pukul 14.08 Wita.

"Laporan yang saya terima memang meninggal pada pukul 14.08 Wita," ujar Direktur RSUP Kandou Malalayang, dr. Jimmy Panelewen.

Baca: Ibu Mengira Anaknya Diculik, Ternyata Tewas Terkunci dalam Mobil

Saat ini Jessica masih berada di ruang PICU RSUP Kandou Malalayang.

Sejak peristiwa pada 12 September hingga pekan lalu, Jessica masih dirawat di RS Liungkendage, Tahuna, Kepulauan Sangihe.

Namun kini, Jessica sudah dirujuk ke RSUP Kandou, Kota Manado sejak awal pekan lalu

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved