397 Pelamar Berebut 14 Kuota CPNS Kemenkumham Babel, Sesi Pertama Banyak Tidak Lulus Passing Grade

Sebanyak 397 pelamar CPNS 2018 Kemenkumham wilayah Bangka Belitung mulai mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Jumat (26/10/2018) ini.

397 Pelamar Berebut 14 Kuota CPNS Kemenkumham Babel, Sesi Pertama Banyak Tidak Lulus Passing Grade
Dokumen Bangka Pos
Peserta tes SKD CPNS 2018 Kemenkumham Babel memantau hasil tes SKD yang ditampilkan pada tv layar datar di Soll Marina Hotel, Bangka Tengah, Jumat (26/10/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM  - Sebanyak 397 pelamar CPNS 2018 Kemenkumham wilayah Bangka Belitung mulai mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Jumat (26/10/2018) ini. Mereka memperebutkan 14 kuota formasi jabatan yang tersedia.

Kepala Divisi Adminsitrasi Kanwil Kemenkumham Babel Ceno Hersusetiokartuko menjelaskan, secara umum, 14 lowongan yang dibutuhkan Kemenkumham Babel di antaranya analis hukum, analis keuangan, pengelola keuangan (DIII), hingga tenaga Informasi dan Teknologi (IT). Dari 14 lowongan ini, ada dua yang akan ditempatkan masing-masing di Kantor Imigrasi Tanjungpandan dan Kantor Imigrasi Pangkalpinang, dan 12 sisanya akan ditempatkan di Kanwil Kemenkumham Babel.

"Ya dari 397 ini, kami akan ambil 14 dikali 3, atau 42 peserta yang memenuhi passing grade untuk ikut tahapan selanjutnya yakni S‎eleksi Kompetensi Bidang (SKB)," kata Ceno.

Pantauan bangkapos.com pada sesi pertama tes SKD kemarin, banyak pelamar di antaranya kecewa karena mereka ternyata tak lulus passing grade yang ditetapkan. Ceno mengatakan, belum ada keputusan apakah pelamar yang tak memenuhi passing grade ini kemudian bisa dikecualikan untuk berhak diranking guna ke tahap selanjutnya dengan alasan memenuhi kebutuhan pegawai.

Pada 2017 silam, Kemenkumham diketahui pernah membuat kebijakan, peserta yang meskipun tak lulus passing-grade berhak mengikuti tahapan tes berikutnya. Dengan catatan, peserta di-ranking terlebih dahulu kemudian di-ranking.

"Sampai hari ini belum ada kebijakan kuota dipenuhi walaupun pesertanya tidak lulus passing-grade. Dulu, pengalaman di Ternate, pada 2017, misalnya hanya satu peserta yang lulus passing-grade, kadang kosong. Akhirnya Menkumham dan Menpan bertemu, dan keluar kebijakan kuota yang dikali tiga itu bisa dimasukkan mereka yang tidak passing-grade, tetapi di-ranking. Sampai hari ini belum ada keputusan apakah itu akan diterapkan lagi. Kami menunggu kebijakan dari pusat," bebernya.

Ceno mengatakan, SKD Kemenkumhan Babel ini akan dilangsungkan selama dua hari. Pihaknya menggunakan 120 unit komputer yang disediakan di Soll Marina Hotel, Bangka Tengah, tempat berlangsungnya tes SKD.

"Kendalanya tadi hanya di laptopnya saja. Harusnya bisa 120, pas disetting, mungkin karena ada jaringannya, kabelnya, atau apanya, belum bisa menyambung sehingga ada beberapa yang belum bisa dipakai. Hanya 106 yang digunakan plus cadangan. Kemudian, harusnya sesi I itu mulainya pukul 08.00 WIB, akhirnya diputuskan, dimulai saja meskipun tidak 120 unit komputer," beber Ceno (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved