Bocah SD Meninggal Dunia Akibat Tenggelam

Damai Saputra, salah seorang siswa SD Negeri 11 Pangkalanbaru, Bangka Tengah, ditemukan tak bernyawa karena diduga tenggelam di air payau

Bocah SD Meninggal Dunia Akibat Tenggelam
Polsek Pangkalanbaru
Damai Saputra, Salah seorang siswa SD Negeri 11 Pangkalanbaru, Bangka tengah, ditemukan tak bernyawa diduga tenggelam di air payau, yang tak jauh dari pantai Tanjung gunung, Kamis (25/10/2018). 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM  - Damai Saputra, salah seorang siswa SD Negeri 11 Pangkalanbaru, Bangka Tengah, ditemukan tak bernyawa karena diduga tenggelam di air payau, tak jauh dari pantai Tanjung Gunung, Kamis (25/10/2018).

Kapolsek Pangkalanbaru, AKP Dedy Setiawan menjelaskan peristiwa terjadi saat usai jam pelajaran di sekolah, korban belum kunjung tiba di rumah. Sehingga, paman korban, La Punja mendatangi sekolah sekitar 14.00 WIB, untuk menanyai keberadaan Damai.

Setiba di sekolah, La Punja menemui salah seorang guru, menurut pengakuan guru yang bernama Said, korban yang duduk di bangku kelas 2 ini bersama teman sekelas lainnya memang pergi ke pantai melakukan olahraga yang didampingi juga oleh dirinya.

Mendengar penyataan tersebut, La Punja bersama Said dan sejumlah warga menuju pantai dan mencari keberadaan korban. Korban pun diketahui sempat berenang di air payau itu.

"Setelah mencari keberadaan korban, sekira pukul 15.30 Wib, korban ditemukan oleh warga di dasar kolam di dekat pantai, dalam kondisi sudah tidak bernyawa." ujar AKP Dedy Setiawan, seizin Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana, Jumat (26/10/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Said sempat dipukul dan diamuk oleh massa. Kemudian ia dibawa ke Mapolsek Pangkalanbaru.

Saat ini, ia diamankan di Mapolres Pangkalpinang guna keterangan lebih lanjut.

Jajaran Polsek Pangkalanbaru juga melakukan penggalangan dana dan sambang duka korban. Atas kejadian nahas yang menimpa bocah SD ini, AKP Dedy mengimbau kepada masyarakat, khususnya orangtua, agar tidak membiarkan anak berenang tanpa pengawasan.

Peristiwa ini diharapkan Dedy sebagai pembelajaran dan kejadian yang tak terulang nantinya. 

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved