Leisure Bangka Belitung

Besok Penerbangan SIN - TJQ, Bupati Belitung Optimis Terjadi Lonjakan Wisatawan

Garuda Indonesia, Senin (29/10/2018) sudah dipastikan melakukan penerbangan Internasional, rute Tanjungpandan (TJQ) - Singapura (SIN).

Besok Penerbangan SIN - TJQ, Bupati Belitung Optimis Terjadi Lonjakan Wisatawan
Dokumen Bangka Pos
Bupati Belitung Sahani Saleh saat ditemui posbelitung.co, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM - Garuda Indonesia, Senin (29/10/2018) sudah dipastikan melakukan penerbangan Internasional, rute Tanjungpandan (TJQ) - Singapura (SIN). Penerbangan reguler perdana ini, diperkirakan mampu menarik lebih banyak wisatawan manca negara (wisman) berwisata ke Negeri Laskar Pelangi.

Target kunjungan wisatawan 500.000 orang pada tahun 2019, yang semula diberikan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) diperkirakan akan tercapai oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Sebab strategi yang dipergunakan, menjemput wisatawan Singapura untuk terlebih dahulu berkunjung ke Belitung.

"Perhitungan kami mudah-mudahan target yang ditetapkan pemerintah pusat kemarin (500.000 wisatawan) pada tahun 2019 tercapai. Saya yakini wisatawan akan membludak, ditambah nanti akan ada penerbangan dari Cina," kata Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kepada Posbelitung, Sabtu (27/10/2018).

Target penerbangan reguler tersebut, kata Sanem, bukan hanya prospek buat mendatangkan wisman saja. Namun ini untuk menarik investor datang ke Negeri Laskar Pelangi, dan mencari peluang investasi di Kabupaten Belitung.

"Itu sebetulnya, dan wisatawan asing selama ini hasil dari analisa pihak Garuda Indonesia, yang datang ke Belitung itu banyak transit dari Singapura. Maka dari itu, kami menyakini lonjakan wisatawan setelah adanya reguler flight ini," ujarnya.

Sanem menjelaskan tidak dipungkiri memang terdapat kendala untuk menyambut lonjakan wisatawan ini. Salah satunya kesiapan infrastruktur di Kabupaten Belitung dibidang perhotelan. Dua hotel berbintang lima hingga kini belum ada kepastian operasional.

"Itu yang menjadi kendala, hotel swiss bell rencana lounching tanggal 24 Desember. Sedangkan hotel sheraton, yang rencana bulan Desember juga kemungkinan mundur," ucapnya.

Secara keseluruhan, untuk menyambut penerbangan perdana reguler flight itu Pemda Belitung sudah siap 100 persen dan penyambutan penerbangan ini, akan dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Rencana, kedatangaan Menteri tersebut, selain keperluan penerbangan Internasional ini, akan membahas tentang tindaklanjut Pariwisata Belitung.

"Itu sudah ready semua, dan seluruh wisatawandi koordinir oleh PT MTN Group, karena mereka sudah membooking 50 seat setiap penerbangan. Jadi mereka (PT MTN) sudah mengkoondisikan semua penerbangan ke Belitung. Di samping wisatawan, ada juga yang keperluan mencari peluang usaha atau bisnis di Belitung ini nanti," bebernya.

Terutama peluang investasi yang di rencana untuk pengembangan pariwisata nanti, yaitu membangunan marina, dan pengembangan kawasan HKM Juru Seberang.

"Itu sudah MoU, antara PT MTN dan HKM Juru Seberang. Nah dengan adanya penerbangan ini, kami sangat optimis bahwa untuk pengembangan pariwisata dan industri suge akan berkembang pesat," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved