Rudianto Tjen Dorong Pemda Babel Perbaiki Irigasi Sawit Untuk Kesejahteraan Petani

saat musim kemarau berkepanjangan tiba, hasil produksi sawit bisa berkurang hingga 50 persen dari saat panen raya

Rudianto Tjen Dorong Pemda Babel Perbaiki Irigasi Sawit Untuk Kesejahteraan Petani

BANGKAPOS.COM--Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung (Babel) dari PDI-Perjuangan Rudianto Tjen mengatakan salah satu kendala perkebunan sawit di Babel adalah soal kurangnya pengairan.

Menurutnya, saat musim kemarau berkepanjangan tiba, hasil produksi sawit bisa berkurang hingga 50 persen dari saat panen raya.

Dirinya memberi contoh seperti saat ini, yang seharusnya sudah memasuki musim hujan, tetapi kenyataannya malah musim kemarau panjang, maka diprediksi hasil panen akan turun drastis.

Hal itu disebabkan karena bunga dari pohon sawit tidak mendapatkan pasokan air yang cukup.

“Saya pikir mungkin pengairan ya (kendala dari perkebunan sawit), kalau menurut saya. Seperti kita sekarang ini, musim panas seperti ini, biasanya beberapa bulan kemudian panennya akan turun drastis,” kata Rudianto, Sabtu (27/10/2018).

“Karena musim panas, bunganya berkurang, akibatnya beberapa bulan kemudian waktunya panen itu akan turun drastis,” lanjutnya.

Menurut politisi PDI-Perjuangan itu, bila pengairan diperbaiki maka para petani sawit tidak perlu lagi khawatir hasil produksi akan menurun.

Sebab, nantinya hasil panen akan lebih merata. Malahan Rudianto mengatakan panen raya sawit bisa dilakukan setiap saat.

“Kalau seandainya kita lakukan pengairan, saya pikir, seperti sawit ini musim panas kita aliri air, panen itu bisa merata, banyak, panen raya itu bisa setiap saat.

Karena ini, tidak ada waktu kapan dia berbunga, kapan dia panen dan sebagainya. Karena sepanjang tahun ini bisa panen, sepanjang tahun ini berbunga,” sebut Rudianto.

“Tapi memang masalahnya, pada musim kemarau, kurang air (maka) terjadi penurunan panen yang drastis, biasanya di bawah 50 persen dari normal. Kalau ada pengairan saya pikir ini bisa dibikin stabil produksinya,” sambungnya.

Selain masalah pengairan, Rudianto mengatakan tidak ada permasalahan yang dihadapi oleh petani sawit di Babel.

Karenanya, dia akan mendorong untuk adanya perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Karena cuma pengaruh air saja nggak ada yang lain,” pungkasnya.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved