Piala Asia U19

Bukan Egy Maulana Vikri, tapi Pemain Timnas U-19 Indonesia Ini yang Jadi Sorotan Messi Jepang

Si Messi dari Jepang, Takefusa Kubo menyebut pemain Timnas Indonesia U-19 Todd Rivaldo Ferre memiliki kualitas yang bagus.

Bukan Egy Maulana Vikri, tapi Pemain Timnas U-19 Indonesia Ini yang Jadi Sorotan Messi Jepang
MUHAMMAD BAGAS/TABLOID BOLA
Para pemain timnas U-19 Indonesia berpose jelang laga uji coba kontra Arab Saudi di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, pada Rabu (10/10/2018). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi Timnas U-19 Jepang pada perampat final Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/10/2018).

Pertandingan yang memperebutkan tiket ke Piala Dunia U-20 itu akan dimulai pada pukul 19.00 WIB dan disiarkan langsung di stasiub televisi RCTI.

Pemain bintang Timnas Jepang U-19 yang dijuluki sebagai Si Messi dari Jepang, Takefusa Kubo menilai Timnas Indonesia U-19 punya pemain yang sangat berkualitas.

Pemain yang dimaksud Kubo bukan lah Egy Maulana Vikri tapi Todd Rivaldo Ferre yang tampil apik saat menghadapi Qatar dengan catatan Hat-trick.

“Hari ini, kami sudah melihat video permainan Indonesia. Indonesia punya pemain bagus nomor 22 (Todd Rivaldi Ferre), dia kecil dan sangat kencang,” kata Kubo seusai menjalani latihan sore di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Sabtu (27/10/2018).

Baca: Jepang Turunkan Skuat Terbaik Hadapi Timnas U-19 Indonesia, Ini Prediksi Susunan Pemainnya

Sementara itu saat ditanyai mengenai persiapan untuk laga esok kontra Indonesia, Kubo tidak bisa mengatakannya dan hanya fokus pada tujuan pertandingan yakni kemenangan.

“Saya tidak bisa bicara soal apa yang telah kami persiapkan, pastinya besok kami akan melakukan yang terbaik. Kami hanya ingin menang,” ujar pemain yang pernah menimba ilmu di akademi Barcelona itu.

Dari pantauan Tribunnews, latihan Timnas Jepang U-19 sore ini berlatih taktik dan individu. 

Latihan individu meliputi kecepatan dan kelincahan para pemain. Hal itu terlihat dari cone-cone yang terletak di tengah lapangan, lalu para pemain pun menjalani materi-materi latihan teknik individu itu yang dipimpin oleh pelatih Masanaga Kageyama.

Setelah itu, tim dibagi menjadi dua kelompok. Mereka bermain small game dan tampaknya di sini pelatih Masanaga Kageyama mulai menerapkan strategi baik saat bertahan maupun menyerang.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved