Lion Air Jatuh

Kakak Kandung Dolar Mengaku Sempat Bermimpi Giginya Patah

Keluarga pun tak henti mengkhawatirkan, hingga beberapa anggota keluarga lain menyusul ke Jakarta.

Kakak Kandung Dolar Mengaku Sempat Bermimpi Giginya Patah
Bangkapos/irakurniati
Suasana kediaman dolar di kawasan Selindung 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM - Meski beredar kabar mengenai Dolar, anggota DPRD Bangka belitung yang tertinggal pada saat penerbangan menggunakan pesawat lion air JT 610, keluarga politisi PKB ini tetap belum mendapatkan informasi yang akurat mengenai keberadaannya. Sebab nomor ponsel Dolar hingga hingga kini belum bisa dihubungi.

Keluarga pun tak henti mengkhawatirkan, hingga beberapa anggota keluarga lain menyusul ke Jakarta.

Tak hanya kakak Dolar yang berangkat menuju Jakarta, istri bersama anak-anaknya pun turut terbang ke Jakarta memastikan kabar mengenai anggota DPRD ini.

Kepada bangkapos.com, kakak kandung Dolar, Nurmala tak menyangka tragedi ini menimpa adik laki-laki satu-satunya dalam keluarga. Dia bersama kerabat lain pun mengetahui informasi yang beredar ini pun melalui pemberitaan media.

Nurmala membeberkan, hal tak biasa yang dilakukan adiknya itu. Sabtu (29/10/2018) lalu, Dolar sempat mengunjungi rumah Nurmala pada pagi hari dan hendak menemui dirinya. Namun, ada saat itu ia bersama sang suami sedang tidak berada di Kota Pangkalpinang karena ada acara pernikahan saudara iparnya.

"Biasanya dia (Dolar--red) jarang nemui saya. Ini kok dia datang pas sabtu tadi. Kebetulan saya tidak ada di rumah. Jadi dikasih tau sama adik ipar yang ada disini, kalau Dolar sempat kesini dan ingin menemui saya." kenang Nurmala yang masih dibalut perasaan duka, Senin (29/10/2018).

Sempat tak mengira firasat itu tertuju pada adiknya, Dolar, sebab dikatakan Nurmala, adiknya itu dalam keadaan sehat. Namun beberapa waktu terakhir, Nurmala sempat bermimpi giginya patah dan kerap mengalami kedutan pada mata sebelah kirinya.

"Saya mimpi gigi patah. Kata orang kan, kalau mimpi itu pertanda ada yang meninggal. Tapi saya anggap hanya bunga tidur, tidak saya hiraukan." ujarnya.

Di kediaman Dolar, di kawasan Selindung Pangkalpinang, keluarga menggelar doa untuk keselamatan pria berusia 38 tahun ini.

Nurmala mengaku, keluarganya sangat berharap informasi akurat mengenai keberadaan Dolar.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved