Bahar Buasan Dorong Pemerintah Provinsi Sejahterakan Petani Babel

Bahar Buasan melihat harga komoditas pertanian masih rendah, banyak petani yang menyampaikan aspirasi soal harga rendah itu padanya.

Bahar Buasan Dorong Pemerintah Provinsi Sejahterakan Petani Babel
Istimewa
Bahar Buasan 

BANGKAPOS.COM --  Bahar Buasan melihat harga komoditas pertanian masih rendah, banyak petani yang menyampaikan aspirasi soal harga rendah itu padanya. Karena itu Bahar Buasan mendorong pemerintah untuk menstabilkan harga komoditas pertanian di wilayah Bangka Belitung.

"Memang akhir-akhir ini harga komoditas pertanian maupun perkebunan kan lagi rendah. Karena itu kita dorong pemerintah untuk menstabilkan harga, agar petani mendapatkan keuntungan," ujar senator kelahiran Pangkal Pinang itu.

Sebanyak 32% jumlah penduduk di Bangka Belitung bergantung kepada pertanian. Namun harga komoditas pertanian akhir-akhir ini masih rendah. Dengan demikian, Bahar Buasan mengatakan, merasa tergerak untuk menyelesaikan permasalahan petani itu.

Komoditas ekspor Babel saat sini harganya yang masih rendah seperti sawit, lada, maupun karet. Menurut laporan warga, saat ini harga sawit berkisar Rp 600/kg yang biasanya bisa mencapai Rp1.000/kg - Rp1.200/kg. Hal itu dikatakan Bahar dapat mengakibatkan gairah petani berkurang, sehingga ditakutkan lahan-lahan pertanian tidak dimaksimalkan lagi.

"Kita ada terima laporan soal harga rendah dari warga dan itu sangat menyusahkan mereka. Karena itu kita dorong pemerintah untuk segera menstabilkan harga dan kita bantu penyelesaiannya dari DPD di Pusat tentang kebijakan-kebijakan pertanian," ujar Bahar.

Disamping itu, Bahar Buasan juga mengingatkan peran Kementerian Pertanian untuk membimbing para petani. Hal itu disampaikannya karena Bahar Buasan ingin petani kembali bersemangat bercocok tanam dan dapat kembali menyejahterakan petani.

"Juga saya akan mengawal Kementerian Pertanian membimbing soal efisiensi penanaman serta hasil produknya," tambah Bahar.

Bahar juga menjelaskan, saat ini dia tidak hanya memprioritaskan sektor pertanian dan perkebunan. Dia juga memprioritaskan pengembangan potensi pariwisata maupun perikanan.

Menurutnya, semua masuk list prioritas kerja. Termasuk sawit untuk dikmbangkan agar memberi dampak langsung kepada masyarakat.

"Semua nya kita optimalkan, sebab semua sektor memiliki keunggulan masing-masing. Demi kemakmuran rakyat Babel," pungkasnya.
 

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved