Gubernur Babel Minta SPBU yang Layani Pengerit Ditutup

Adanya peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi SPBU lainnya, agar tidak menjual BBM bersubsidi kepada pengerit.

Gubernur Babel Minta SPBU yang Layani Pengerit Ditutup
Dokumen Bangka Pos
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman meradang mengetahui ulah pengerit yang memodifikasi tangki bahan bakar mobil untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi dengan jumlah yang besar di salah satu SPBU di Babel, Kamis (1/11/2018).

Ia mengatakan pihaknya meminta Pertamina dan Instansi terkait untuk mencabut izin dan menutup SPBU tersebut.

"Kita menindak tegas, sesuai dengan kesepakatan tutup saja SPBU nya," katanya, Kamis (1/11/2018).

Mantan Bupati Bangka Tengah itu menyampaikan, dalam rapat dua pekan lalu yang dihadiri hiswana migas, pemilik SPBU, pertamina, Distamben, Disperindag, dan dari Kepolisian sudah ada kesepakatan sanksi bagi SPBU membandel.

"Memang surat belum selesai, tetapi dalam rapat yang dihadiri sudah tau akan sanksi yang akan kita berikan. Ini kan kesepakatan tertulisnya sudah ditandatangani, cuma SK Gubernur untuk SPBU belum selesai draftnya masih ditelaah lebih lanjut," katanya.

Menurutnya, adanya peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi SPBU lainnya, agar tidak menjual BBM bersubsidi kepada pengerit.

"Saya minta Pertamina bertindak tegas, karena itu sudah pelanggaran, sudah tutup saja dan cabut izinnya. Ini juga jadi pelajaran bagi SPBU lainnya," tegasnya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved