Satlantas Pangkalpinang Terima Pemohon Pembuatan SIM D Khusus Kaum Prioritas

"Buat SIM nya mudah dan cepat. Tidak sampai satu hari sudah selesai. Dari pendaftaran hingga ujian pun didampingi oleh petugas." ujar Apri

Satlantas Pangkalpinang Terima Pemohon Pembuatan SIM D Khusus Kaum Prioritas
Bangkapos/irakurniati
Salah seorang pemohon SIM D, Apri (27), sedang dilakukan pengambilan foto untuk pembuatan SIM di mako lalu lintas Polres Pangkalpinang, Jumat (2/11/2018) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM  - Pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) D yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas atau kaum prioritas, mengalami peningkatan. Ditahun 2018, Satuan lalu lintas Polres Pangkalpinang mencatat tiga orang pemohon untuk SIM D tersebut.

Kepala satuan lalu lintas Polres Pangkalpinang, AKP Heriyanto, mengaku, pihaknya kerap memberikan sosialisasi mengenai aturan berlalu lintas, khususnya bagi penyandang disabilitas. Pada aturan tersebut, semua masyarakat dinilai sama dimata hukum, termasuk bagi difabel ini.

"Alhamdulillah sudah mulai meningkat kesadaran penyandang disabilitas. Karena pada aturan lalu lintas, mereka semua ini sama. Jika tidak pun surat kelengkapan, maka termasuk dalam pelanggaran dan bisa dilakukan penindakan berupa tilang." ujar AKP Heriyanto, Jumat (2/11/2018).

Heri menambahkan, pihaknya akan turut mendampingi pemohon yang merupakan penyandang disabilitas, dengan memberikan kemudahan saat pendaftaran.

Namun sama halnya dengan pemohon SIM lain, penyandang disabilitas ini pun harus mengikuti ketentuan ujian, seperti ujian teori dan ujian praktek.

Salah seorang pemohon SIM D, Apri (27), mengatakan dirinya memang sudah lama ingin membuat surat izin mengemudi ini, namun karena kendala waktu sempat membuat urung niatnya itu.

Ia mengaku, kerap menggunakan sepeda motor saat melakukan aktivitas sehari-hari, sehingga SIM merupakan sebuah hal yang penting.

Selain tercatat resmi dalam data kepolisian dan Jasa Raharja, juga dilindungi oleh hukum saat pelaksanaan operasi petugas lalu lintas.

"Buat SIM nya mudah dan cepat. Tidak sampai satu hari sudah selesai. Dari pendaftaran hingga ujian pun didampingi oleh petugas." ujar Apri saat ditemui di ruang tunggu pembuatan SIM, Satlantas Pangkalpinang, Jumat (2/11/2018)

Kemudahan dalam mengajukan pembuatan SIM, turut diapresiasi oleh Apri. Ia pun menyarankan kepada penyandang disabilitas lain yang belum memiliki SIM, namun kerap menggunakan kendaraan agar dapat membuat surat ini untuk manfaat pribadi dan sebagai masyarakat yang peduli aturan lalu lintas.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved