Saddil Ramdani Ngaku Pukuli Mantan Pacar hingga Batal Damai Gara-gara Diminta Nikahi Korban

Penganiayaan tersebut terjadi di belakang basecamp Persela Lamongan pada pukul 20.30 WIB.

Saddil Ramdani Ngaku Pukuli Mantan Pacar hingga Batal Damai Gara-gara Diminta Nikahi Korban
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Pemain Timnas Indonesia Stefano Lilipaly (kanan) bersama Saddil Ramdani (kiri) merayakan gol ke gawang Timnas Hongkong dalam babak Penyisihan Grup A Asian Games 2018, di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jabar, Senin (20/8/2018). Indonesia berhasil memenangi laga melawan Hongkong dengan skor 3-1. 

BANGKAPOS.COM - Pemain Persela Lamongan dan Timnas Indonesia, Saddil Ramdani ditetapkan oleh penyidik Polres Lamongan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan.

Saddil dilaporkan oleh mantan kekasihnya ASR (19) atas kasus penganiayaan yang dilakukan di belakang basecamp Persela Lamongan di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Tumenggungan, Lamongan, Rabu (31/10/2018).

Penganiayaan tersebut terjadi di belakang basecamp Persela Lamongan pada pukul 20.30 WIB.

Berikut fakta-fakta terkait kasus tersebut:

Kronologi Penganiayaan

Menurut informasi yang diterima oleh TribunWow.com, penganiayaan tersebut bermula dari adu mulut yang terjadi antara Saddil dengan ASR.

Mulanya ASR (19) berangkat dari Gresik ke Lamongan guna menemui pemain timnas tersebut.

Tujuan korban menemui Saddil diketahui guna meminta ponsel korban yang dibawa oleh Saddil.

Cekcok pun terjadi usai Saddil mengembalikan ponsel yang diminta oleh korban.

Enggan terlibat percekcokan lebih lama Saddil pun meninggalkan korban untuk masuk kembali ke dalam basecamp.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved