Jabat Ketua IAI Babel, Edi Ajak Apoteker Optimalkan Peran Dukung Program Vaksinasi dan Eliminasi TB

Mohammad Edi terpilih menjadi ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2018-2022.

Jabat Ketua IAI Babel, Edi Ajak Apoteker Optimalkan Peran Dukung Program Vaksinasi dan Eliminasi TB
Bangka Pos/Krisyanidayati
Foto┬ábersama dalam seminar kefarmasian dan konferda PD IAI Babel tahun 2018 di Soll Marina Hotel, Minggu (4/11/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Mohammad Edi terpilih menjadi ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2018-2022.

Edi terpilih saat konferensi daerah (Konferda) PD IAI Babel, yang berlangsung di Soll Marina Hotel, Sabtu (3/11/2018) malam.

Sebelumnya ketu IAI Babel dijabat oleh Bernadu Reco. Ini merupakan periode kedua, sebelumnya, Edi menjabat sebagai ketua IAI pada periode 2010-2014.

"Ini suatu amanah yang besar, saya berharap regenerasi terus berjalan, banyak kader muda yang potensial. Kedepannya IAI Babel akan tetap menjalankan 5 piliar yakni praktek apoteker yang bertanggungjawab, kualitas organisasi, branding apotek, pendidikan calon apoteker, dan kualitas apoteker," kata Edi dalam sambutannya di Soll Marina Hotel, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Minggu (4/11/2018).

Kedepan, tantangan apoteker akan semakin luas, tuntutan masyarakat semakin besar sehingga dibutuhkan tanggungjawab yang besar.

"Kepengurusan kedepan, harus bisa meningkatkan dan mendorong praktek apoteker yang lebih bertanggung jawab, mendorong kesejahteraan apoteker dengan jiwa entrepreneur, kompetensi pengurus daerah melalui management yang standar," ujarnya.

Ia menyebutkan, dalam kurun beberapa tahun terakhir, perkembangan sumber daya manusia di bidang apoteker meningkat pesat. Hal ini juga sesuai dengan kebutuhan.

"Apoteker di Babel perkembangan pesat setelah 2001, sebelum Babel jadi provinsi itu apoteker baru 15 orang. Setelah jadi Provinsi sekarang hampir 300 orang apoteker," ujarnya.

Ia berharap jika peran apoteker tidak hanya memberikan pelayanan kefarmasian, namun lebih jauh juga bisa mengedukasi masyarakat tentang program nasional seperti sunting, tuberkulosis (TB), dan vaksin.

"Kalau semua perannya dioptimalkan, saya yakin kita bisa saling membantu. Kita berharap apoteker berwawasan dan memahami isu terkini yang sedang berkembang," katanya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved