Belum Ada Kepastian Pelantikan Wali Kota Pangkalpinang Terpilih Pada 15 November

Belum ada kepastian percepatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang

Belum Ada Kepastian Pelantikan Wali Kota Pangkalpinang Terpilih Pada 15 November
Dokumen Bangka Pos
Kepala Biro Pemerintahan Setda Babel, M. Haris. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM - Belum ada kepastian percepatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang terpilih pada 15 November 2018 mendatang. Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Babel M. Haris mengatakan, pihaknya tengah menunggu penetapan surat keputusan (SK) yang saat ini tengah berproses di Kementerian Dalam Negeri.

"Belum ada kepastian terkait pelantikan wali kota terpilih. Yang jelas kami menunggu penetapan SK-nya yang sekarang sedang berproses," kata Haris kepada bangkapos.com, Senin (5/11/2018).

Senada, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pangkalpinang Suparyono juga mengatakan demikian. Belum ada kepastian jadi atau tidak pelantikan dipercepat.

Menurutnya, kepastian ini baru dapat diketahui setelah Pemprov Babel mendapatkan kepastian.

"Ini di Gubernur. Kami juga belum berani jadwalkan penyampaian visi misi di paripurna. Kepastiannya ada di Biro Pemerintahan," kata Suparyono.

Dia mengatakan, pihaknya memang mengusahakan agar pelantikan dapat dipercepat. Tujuannya agar tidak terjadi kekosongan Wali Kota definitif.

"Kalau mau seperti itu, otomatis tanggal 14 November sore atau tanggal 15 November pagi paling lambat, tetapi ini kewenangan memberikan kepastian ini ada di Pemprov," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengharapkan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang 2018-2023 dapat dipercepat. Ini ia sampaikan saat memberi sambutan pada acara pelantikan Muhammad Sopian sebagai Wali Kota Pangkalpinang sisa masa jabatan 2013-2018 di ruang Pasirpadi, kantor Gubernur Babel, Selasa (16/10) silam.

Terkait rencana percepatan ini, Erzaldi meyebut, pihaknya telah melayangkan surat ke Kementerian Dalam Negeri. Selain Pangkalpinang, Kepala Daerah Belitung juga diketahui meminta pelantikannya dapat dipercepat atau tidak sampai menunggu 20 Desember 2018 seperti yang dijadwalkan Kemendagri sebelumnya.

"Insyaallah sudah kami layangkan surat (usulan pelantikan dipercepat). Kemarin ada juga surat dari Bupati Belitung yang juga meminta percepatan. Kami memandang ini perlu, begitu dilantik, tahun anggaran baru itu sudah punya pejabat baru," kata Erzaldi.

Jabatan Wali Kota Pangkalpinang M. Sopian akan berakhir pada 14 November mendatang. Jadwal sementara yang diperoleh saat ini, pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang 2018-2023 baru akan dilakukan pada 20 Desember 2018.

Belum juga ada kepastian apakah kekosongan jabatan setelah periode 2013-2018 berakhir pada 14 November, jabatan bakal diisi oleh seorang pejabat sementara (Pjs) atau pelaksana harian (Plh). 

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved