Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Empat Tersangka Pencurian

Hakim Tunggal Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka, Joni menolak gugatan permohonan praperadilan empat tersangka terhadap Kapolres Bangka

Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Empat Tersangka Pencurian
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKA POS.COM, BANGKA-- Hakim Tunggal Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka, Joni menolak sepenuhnya gugatan permohonan praperadilan empat tersangka terhadap Kapolres Bangka.

Putusan praperadilan tersebut dibacakan di ruang sidang secara terbuka, Senin (5/11/2018).

"Menyatakan menolak seluruh permohonan praperadilan dan memerintahkan pihak pemohon membayar biaya perkara dengan biaya perkara nihil," kata Hakim Tunggal Joni membacakan isi putusan tersebut, Senin (5/11/2018).

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kasat Reskrim AKP Rio RP usai putusan praperadilan kepada Bangka Pos Groups, Senin (5/11/2018) mengaku senang karena tudingan pemohon pada institusi mereka tak terbukti.

"Intinya kita menang karena hakim menolak gugatan yang diajukan pemohon, dari pihak koperasi (Miranti Plasma, mewakili para tersangka)," kata Kasat menyebut proses hukum pada para pemohon status tersangka sesuai prosedur.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Kapolres Bangka dipraperadilankan. Gugatan diajukan oleh empat orang tahanan kantor kepolisian resort ini, Tersangka Mastur, Pidi, Burhan dan Irpan.

Sidang praperadilan tersebut dimulai sejak pekan lalu.

Kasus itu berawal saat keempat buruh pemetik tandan buah segar (TBS), Mastur, Pidi, Burhan dan Irpan, ditangkap dan ditahan oleh Satreskrim Polres Bangka.

Buruh pemetik buah sawit ini dituduh mencuri di kebun milik PT THEP. Padahal mereka menganggap, kebun itu milik Koperasi Miranti Plasma di Desa Mabat Kecamatan Bakam Bangka.

Kasus sengketa kebun sawit 276 hektare antara PT THEP dengan Koperasi Miranti Plasma memang sudah diputuskan oleh PN Sungailiat hingga MA.

Petani koperasi menilai, putusan belum inkrah, sehingga pihak koperasi tetap memetik TBS di kebun tersebut.

 Ketika empat buruh petik, Mastur, Pidi, Burhan dan Irpan melakukan proses panen, mereka malah dituduh mencuri.

Mereka ditangkap dan dijebloskan ke dalam sel Mapolres Bangka di Sungailiat. Karena merasa diperlakukan tak adil, empat tahanan ini mengajukan praperadilan. (*)

Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved