Jaksa Penuntut Umum Kena Semprot Ketua Hakim Pengadilan Kasus Narkoba

Ketua Hakim, Sri Endang A Ningsih, merasa geram dan terus mengoceh selama persidangan kasus narkoba yang menimpa terdakwa (Faisal Halim).

Jaksa Penuntut Umum Kena Semprot Ketua Hakim Pengadilan Kasus Narkoba
Bangka Pos / Yudha Palistian
Suasana persidangan di ruang sidang tirta PN Pangkalpinang yang menimpa terdakwa (Faisal Halim) dalam kasus narkoba. 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Hakim, Sri Endang A Ningsih, merasa geram dan terus mengoceh selama persidangan kasus narkoba yang menimpa terdakwa (Faisal Halim).

Kekesalan itu disebabkan Jaksa Penuntut Umun (JPU) yang belum menyiapkan berkas tuntutan hingga empat kali persidangan dengan agenda yang sama, Senin (5/11/2018).

"Ini gimana sih?  Sudah empat kali persidangan loh digelar kok belum selesai juga," oceh Sri selaku ketua hakim selama persidangan didampingi Hakim anggota (Iwan Gunawan dan Hotma Sipahutar)

Sebelumnya, sidang tuntutan yang sama digelar pada 24, 29, dan 31 Oktober lalu serta 5 November tetapi tak kunjung selesai. Sidang pun diusulkan akan digelar pada 8 november mendatang.

Jaksa Penuntut Umum,  Nur Sricahyawijaya,  mengatakan dihadapan majelis hakim bahwa berkasnya belum rampung disusun sehingga tuntutan belum dapat dibacakan.

Sebelumnya, Terdakwa (Faizal Halim) ,  ditangkap oleh anggota satnarkoba Polda Bangka Belitung pada agustus 2018 lalu karena melakukan kegiatan transaksi narkotika jenis sabu dengan harga Rp 500 ribu.

Ia pun diancam pidana sebagaimana dalam pasal 114 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.(*)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved