Kata Wali Kota Pangkalpinang Soal Penolakan Perkuburan Umum oleh Warga Air Kepala Tujuh

Wali Kota Pangkalpinang M. Sopian menanggapi penolakan sejumlah warga di RT 06 RW 02 Kelurahan Air Kepala Tujuh, Gerunggang mengenai TPU

Kata Wali Kota Pangkalpinang Soal Penolakan Perkuburan Umum oleh Warga Air Kepala Tujuh
BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN
Wali Kota Pangkalpinang M. Sopian 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM - Wali Kota Pangkalpinang M. Sopian menanggapi penolakan sejumlah warga di RT 06 RW 02 Kelurahan Air Kepala Tujuh, Gerunggang mengenai proyek pembangunan tempat pemakaman umum (TPU) . Ia menyebut proyek itu pemagaran untuk mengamankan aset daerah sebab selama ini banyak aset daerah hilang.

Proyek pembangunan pagar ini yang kemudian diasumsikan warga bahwa pemerintah ingin membangun TPU di kawasan ini.

"Jadi kami amankan, dan sekarang kami tetapkan sebagai lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH). RTH ini banyak penggunaannya, bisa lapangan olahraga, tempat bermain bisa. Masyarakat sudah resah dengan isu bahwa ini akan diperuntukkan untuk perkuburan," kata Sopian kepada wartawan, Senin (5/11/2018).

Sebelumnya ia telah menerima audiensi sejumlah warga terkait penolakan ini di ruang kerjanya.

Sopian tak memungkiri bahwa peruntukkan RTH itu memang bisa digunakan sebagai lahan TPU. Ini juga menjadi bagian dari rencana Pemkot Pangkalpinang.

Menurut dia, rencana peruntukan ini sudah sesuai dengan sejarah pengadaan lahan ini beberapa tahun lalu. Penolakan yang terjadi akan diakomodir pemerintah untuk dibahas dalam sosialisasi rencana penggunanaan lahan nantinya.

"Namun, aspirasi masyarakat saat ini juga harus kami akomodir, nanti saat kami memasuki tahap penggunaan, ini akan kami sosialisasikan kepada masyarakat, termasuk anggota DPRD, minimal dapil Gerunggang dan Taman Sari, ini akan kami rembuk penggunaan lahannya untuk apa," ucapnya.

Sopian mengatakan, saat ini lahan untuk perkuburan di Pangkalpinang memang sudah terbatas. Ini dinilai perlu dicarikan solusinya secara bersama-sama.

"Jangan sampai ada cerita jenazah dibawa pulang oleh karena tidak ada lahan pemakaman. Ini perlu disampaikan ke segenap masyarakat Pangkalpinang," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved