Zuristyo Perjuangkan Apdesi Bangka Barat Bertemu Menteri LHK

Apdesi Babar menyampaikan aspirasi masyarakat berkenaan hutan tanam industri (HTI) di Kabupaten Bangka Barat kepada Menteri LHK.

Zuristyo Perjuangkan Apdesi Bangka Barat Bertemu Menteri LHK
Pengurus DPC Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bangka Barat bertemu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Dr Ir Hj Siti Nurbaya Bakar MSc di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Menteri LHK Lantai 4 Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta, Rabu (17/10). 

BANGKAPOS.COM - Masyarakat Kabupa­ten Bangka Barat melalui DPC Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bangka Barat bertemu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Dr Ir Hj Siti Nurbaya Bakar MSc di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Menteri LHK Lantai 4 Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta, Rabu (17/10).

Kehadiran sejumlah kepala desa di Wilayah Bangka Barat tergabung dalam Apdesi, bersama tokoh masyarakat, yang didampingi Zuristyo Firmadata SE MM merupakan putra daerah Bangka Barat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat berkenaan hutan tanam industri (HTI) seluas 66.460 Hektare (Ha) di Wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Menurut Zuristyo, kehadiran masyarakat melalui Apdesi Babar untuk menyampaikan aspirasi mengenai adanya peng­elolaan HTI yang ada di Wilayah Bangka Barat seluas 66.460 Ha oleh salah satu perusahaan.

“Masyarakat ingin bertemu dengan Bu Menteri untuk mempertanyakan keberadaan izin HTI di beberapa wilayah kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” jelas Zuristyo.

Dalam hal ini, kata Zuristyo yang sering dipanggil Bang Tyo, bahwa keinginan masyarakat agar pemanfaatan HTI untuk dapat dikelola masyarakat.

“Selama ini masyarakat merasa gelisah, karena me­reka berkebun di areal di HTI tersebut. Makanya, melalui Apdesi dan beberapa tokoh masyarakat, kami ikut me­ng­awal untuk dapat bertemu dengan Menteri LH dan Kehutanan,” ungkapnya.

Dikemukakan Zuristyo, dari hasil pertemuan tersebut, masyarakat merasa lega setelah mendapat penjelasan dari Menteri LHK, bahwa di areal HTI akan dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Ditambahkan Zuristyo, aspirasi yang disampaikan tidak hanya dari Kabupaten Bangka Barat saja.

Namun dalam pertemuan tersebut disampaikan aspirasi mas­yarakat di Kabupaten Bangka sekitar 10.000 Ha lebih di Penagan, Labuh dan Tanah Bawah serta Bangka Tengah seluas 46.000 Ha.

Anggota DPRD Bangka Belitung, Mansah menjelaskan, bahwa ini bagian dari rangkaian perjuangan dari masyarakat, pemerintah kabupaten, provinsi dan DPRD. Yaitu untuk mencabut izin HTI.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved