Video

Harapan Feny akan Keberadaaan Adik Iparnya Lany dan Anaknya Kenzo Korban Pesawat Lion Air

Seorang ibu rumah tangga (IRT), Ny Liany dan anak bungsunya, Kenzo Canavaro (5), belum diketahui keberadaannya

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Seorang ibu rumah tangga (IRT), Ny Liany dan anak bungsunya, Kenzo Canavaro (5), belum diketahui keberadaannya, hingga Selasa (6/11/2018) petang.

Basarnas dan DVI Mabes Polri belum memastikan keberadaan kedua korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 tersebut.

Berikut harapan Feny, adik ipar Liany kepada Bangka Pos Groups, Selasa (6/11/2018) petang, usai menerima kedatangan jenazah kakaknya, Hendra alias Barat Ho, suami-ayah, Liany-Kenzo di rumah duka di Parit 1 Kudai Sungailiat Bangka. "Saya merupakan adik Pak Hendra (Barat Ho), korban Lion Air," kata Feny.

Tim evakuasi Basarnas dan DVI Mabes Polri baru menyatakan soal penemuan jenazah kakaknya, Hendra alias Barat Ho. Sedangkan istri dan anak Hendra alias Barat Ho, bernama Liany dan Kenzo, belum diketahui. "Mudah mudahan (Liany dan Kenzo) cepat ditemukan dan identifikasi," katanya.

Mengenai kabar Liany dan Kenzo, Feny berharap tim forensik atau DVI Mabes Polri segera memberi kepastian. "DVI itu pasti selalu telepon kepada pihak keluarga korban dulu sebelum media rilis. Kalau ada yang bilang itu (Liany dan Kenzo) sudah teridentifikasi, itu tidak benar," katanya.

Sementara itu menyangkut jenazah kakak kandungnya, Hendra alias Barat Ho yang sudah lebih dulu dibawa ke rumah duka di Parit 1 Kudai Sungailiat Bangka, Feny menyatakan segera dilakukan pemakaman. "Untuk jenazah (Hendra alias Barat Ho) rencananya besok (Rabu, 7/11/2018) dikebumikan. Kalau tempatnya saya belum cek lagi, tapi dikebumikan besok," kata Feny menyebut rencana pemakan kakak kandungnya, Hendra alias Barat Ho di Sungailiat.

Pada kesempatan yang sama, Feny menyatakan, khusus kabar identifikasi kakaknya, Hendra alias Barat Ho, ia terima dari dari Tim DVI Mabes Polri, Senin (5/11/2018) kemarin. "Kemarin saya dihubungi DVI sekitar Pukul 05.45 WIB, dan di breaking news jam tujuh. Identitifiaksi berhasil dilakukan, melalui tes DNA melalui dua anak korban (Fabio dan Rebi)," katanya.

Sejauh mana akurasi tes DNA tersebut, Feny tak mempersoalkan. Pihak keluarga percaya jenazah yang baru saja mereka terima, Selasa (6/11/2018) petang, merupakan jasad Hendra alias Barat Ho.

"Kita percaya tim forensik, kita tau berbagai kesulitan mereka untuk pencarian. Namun kami berharap harus dilakukan semaksimal mungkin. Kalau nanti (pencarian) ditutup, maka dengan maksimal," kata Feny berharap, istri dan anak bungsu Hendra alias Barat, segera ditemukan dan teridentifikasi.(Saksikan tampilan visual pernyataan Feny, dan situasi rumah duka Hendra alias Barat Ho).(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved