Kajari Bateng Lakukan Pemusnahan Barang Bukti, Kasus Narkotika Meningkat

Kejaksaan Negeri Bangka Tengah melaksakan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dan Lainya Seksi pada Tindak Pidana Umum

Kajari Bateng Lakukan Pemusnahan Barang Bukti, Kasus Narkotika Meningkat
bangkapos/riki
Kejaksaan Negeri Bangka Tengah melaksakan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dan Lainya Seksi pada Tindak Pidana Umum, pada Selasa (6/11/2018) siang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM  --  Kejaksaan Negeri Bangka Tengah melaksakan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dan Lainya Seksi pada Tindak Pidana Umum, pada Selasa (6/11/2018) siang.

Barang bukti yang dimusnakan merupakan barang yang telah memiliki ketetapan hukum tetap, sepanjang tahun 2017 hingga pertengahan 2018.

"Ada 60 perkara yang telah memiliki ketetapan hukum tetap tidak mau berlama gudang barang bukti, sehingga kita lakukan pemusnahan pada hari ini,"jelas Kajari Bangka Tengah Dodhi kepada wartawan, Selasa (6/11/2018)

Ia menambahkan pelaksanaan ini, tentu membuat dianya menyadari narkotika sudah cukup merajalela di setiap Kabupaten.

"Narkotika sekarang meningkat luar biasa, ini kita beri tahukan agar disadari oleh masyarakar bahaya narkotika yang sangat berbahaya, apalagi sudah sampai kiloaan itu di tingkat nasional, kalau disini belum ada. Saya musnakan agar masyarakat tahu karena bahaya narkotika, sehingga harus dimusnakan,"lanjutnya

Senada Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison LB Sitanggang yang hadir mengatakan bahwa harus ada kerjasama antara masyarakat dan pihak kepolisian untuk bersama sama memberantas

"Tentunya kita harus ada upaya bersama, dan kerjasama bersama masyarakat memang peredaran narkotika ini menonjol di daerah kita, mari kita sama sama memberantasnya,"jelasnya

Barang Bukti yang dimusnakan perkara narkotika sebanyak 33 perkara, dengan 2 jenis Narkotika jenis sabu sebanyak 37, 85 gram, narkotika jenis ganja sebanyak 568, 86 gram.

Perkara perjudian empat perkara, perkara pencabulan sebanyak 10 perkara, perkara pencurian sebanyak tiga perkara, perkara minerba satu dengan sembilan barang bukti alat tambang TI.

Perkara UU Kesehatan sebanyak satu perkara, dengan barang bukti sebanyak 282 pil tremadol.

Pekara lainya seperti penganiayan, mucikari, kekerasan terhadap anak, penggelapan, dan undang undang darurat sebanyak delapan perkara.

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved