Vaksin MR Akan Tetap Diberikan Sampai Akhir Tahun di Puskesmas

Pemberian vaksin Measles Rubella di Kota Pangkalpinang masih dapat dilakukan setidaknya hingga akhir 2018

Vaksin MR Akan Tetap Diberikan Sampai Akhir Tahun di Puskesmas
Bangka Pos / Dedy Qurniawan
Kepala Dinkes dan PKB Pangkalpinang, Ristum Alamsyah 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Ristum Alamsyah menyatakan, pemberian vaksin Measles Rubella masih dapat dilakukan setidaknya hingga akhir 2018.

Ini ia sampaikan setelah mendapatkan instruksi dari Kementerian Kesehatan RI dari baru-baru ini.

Meski dilanjutkan, pemberian vakisn MR tak lagi dengan mendatangi ke sekolah-sekolah, melainkan warga dapat mendapatkannya di puskesmas.

"Program ini akan dilanjutkan hingga akhir tahun, yang mana target selanjutnya adalah puskesmas," ujar Ristum kepada wartawan saat ditemui di sela kegiatan di Hotel Jati Wisata, Pangkalpinang, Selasa (6/11/2018).

Dia mengatakan, pihaknya menargetkan cakupan vaksin MR di Pangkalpinang setidaknya mencapai 60 persen hingga akhir 2018 ini.

Saat ini, cakupan vaksin MR di Pangkalpinang diketahui hanya berkisar di angka 49 persen, atay hanya 24124 anak dari 28769 yang menjadi sasaran.

Dari seluruh kabupaten kota di Bangka Belitung, cakupan Pangkalpinang tersebut menjadi terendah kedua setelah Bangka Tengah.
Rendahnya cakupan ini karena adanya penolakan masyarakat karena bahan pembuat vaksin yang sempat dinyatakan haram.

"Jadi sekarang fokus kami tetap melanjutkn intruksi sampai akhir tahun. Selanjutnya apakah dilanjutkan atau tidak, ya kami menunggu, yang jelas kami akan upayakan pencapaian targetnya di atas 60 persen," ucap dia.

Menurut Ristum, saat ini masyarakat sudah mulai sadar dan mengetahui manfaat vaksin MR ini.

"Kalau sebelumnya kan capaian kita dibawah target karena masyarakat masih berpatokan pada fatwa MUI yang awalnya menyatakan vaksin MR terindikasi haram. Tapi setelah diralat lagi, program ini diwajibkan, karena vaksin ini lebih banyak manfaatnya ketimbang mudaratnya," ujarnya. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved