Pemotongan Gaji Anggota Dewan Untuk Bayar Zakat Melalui Bank

Kesadaran anggota DPRD Kota Pangkalpinang dan OPD di lingkungan Pemkot Pangkalpinang masih sangat kurang

Pemotongan Gaji Anggota Dewan Untuk Bayar Zakat Melalui Bank
bangkapos/edwardi
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang, Kamaludin Achmad. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM -- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang, Kamaludin Achmad mengatakan kesadaran anggota DPRD Kota Pangkalpinang dan OPD di lingkungan Pemkot Pangkalpinang masih sangat kurang untuk membayar zakat melalui Baznas Kota Pangkalpinang.

"Sejak dilaunching pelaksanaan Perda Zakat tanggal 27 Mei 2018 lalu di depan mall Ramayana Pangkalpinang sampai saat ini, anggota DPRD Kota Pangkalpinang belum ada menyetor kewajiban zakat kepada Baznas, padahal kita saat ini membutuhkan banyak dana zakat untuk membantu masyarakat, saat ini malah menurun sekali pendapatan zakat ini," kata .Kamaludin Achmad usai bertemu Wakil Ketua Bapem Perda DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady di kantor DPRD Kota Pangkalpinang, Rabu (07/11/2018).

Diungkapkannya, hasil pertemuan menyepakati pemotongan pembayaran zakat anggota DPRD Kota Pangkalpinang melalui bank, sesuai Perda Zakat No. 14 Tahun 2016.

"Nanti kita akan bertemu dan membicarakan masalah ini dengan pihak Bank Sumsel Babel karena gaji anggota dewan melalui bank ini, bagaimana nanti teknisnya," ujarnya.

Diakuinya, seluruh anggota dewan sudah sepakat akan membayar zakat ke Baznas, cuma teknis pelaksanaannya yang belum ada.

"Perintah pemotongan gaji untuk bayar zakat ini nanti melalui SK Walikota. Pemotongan gaji untuk zakat lewat bank ini sudah dilaksanakan Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang,, kita akan mencontoh sistem yang diterapkan Kemenag ini," ungkapnya

Diharapkannya dengan adanya kebijakan pendapatan zakat Baznas Kota Pangkalpinang bisa lebih meningkat, bukan malah menurun.

"Apalagi saat ini para mustahiq yang meminta zakat ini semakin banyak," ujarnya.

Terpisah Rio Setiady, Wakil Ketua Bapem Perda DPRD Kota Pangkalpinang mengaku sangat mendorong semua anggota dewan menyalurkan zakatnya melalui Baznas.

"Kita harapkan Baznas segera menanyakan teknis pemotongan gaji untuk membayar zakat ini melalui bank," ujarnya.

Diketahui saat launching perda zakat sudah dilakukan penyerahan secara simbolis berkas perincian uang zakat dari seluruh anggota DPRD Kota Pangkalpinang dengan total Rp 24.192.326 per bulan.

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved