Ustad Yusuf Mansyur Minta Masyarakat Maknai Rebo Kasan Sebagai Rebo yang Penuh Berkah

Kaitannya dengan Rebo Kasan, yang mana yang mau dilahirkan, hari Rabu yang mendatang bala atau

Ustad Yusuf Mansyur Minta Masyarakat Maknai Rebo Kasan Sebagai Rebo yang Penuh Berkah
Bangkapos/Nurhayati
Bupati Bangka Mulkan bersama Wakil Bupati Bangka saat menarik daun kelapa ketupat lepas pada acara Rebo Kasan, Rabu (7/11/2018) di Masjid Jami Baitul Islam Dusun Temberan Desa Air Anyir. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Bupati Bangka Mulkan bersama Wakil Bupati Bangka Syahbudin memegang erat ujung daun kelapa yang dijadikan ketupat lepas, saat pembaca doa hampir selesai memanjat doa kepada Allah SWT dan mengucapkan 'amin' keduanya menarik ujung daun ketupat hingga terlepas.

Simbol Ketupat Lepas tersebut merupakan. Tradisi Rebo Kasan yang dilaksanakan, Rabu (7/11/2018) di Masjid Jamik Baitul Islam Dusun Temberan Desa Air Anyer Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.

Tujuannya Tradisi Rebo Kasan ini adalah untuk menolak bala dan memanjatkan doa agar diberikan keselamatan.

Ritual adat ini selalu dilaksanakan masyarakat Desa Air Anyir setiap hari Rabu terakhir bulan Shafar.  

Upacara Rebo Kasan merupakan upacara adat yang dilakukan sebagai simbol untuk menolak bala.

Namun Ustad Yusuf Mansyur dalam tausyiahnya mengingatkan masyarakat untuk mengucapkan ucapan yang baik karena ucapan adalah doa agar bisa dikabulkan oleh Allah SWT. 

"Kaitannya dengan Rebo Kasan, yang mana yang mau dilahirkan, hari Rabu yang mendatang bala atau hari Rabu yang penuh berkah. Yang sering kita lahirkan itu Rebo bahaya ni buat kita, ini Rebo yang banyak bala buat kita, lalu omongan itu mendominasi dia terwujud tetapi bila yang kita kedepankan pertolongan Allah itu luar biasa. Insyaallah bila itu yang dilahirkan, terlahirkan maka pertolongan Allah itu yang akan terwujud," pesan Ustad Yusuf Mansyur.

Untuk itu ia minta masyarakat memaknai Rebo Kasan sebagai Rebo yang penuh berkah istimewa, sejahtera, menenangkan dan menyenangkan sehingga Allah menghindar dari bala dan bencana.

Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Air Anyir dan Pemkab yang telah melestarikan Tradisi Rebo Kasan ini.

Halaman
123
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved