Warga Toboali Keluhkan Sulitnya Mendapat Gas Elpiji 3 Kg dan 12 Kg

Sejumlah warga di Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, mengeluhkan sulitnya memperoleh gas elpiji. Baik yang berukuran 3 hingga 12 kilogram

Warga Toboali Keluhkan Sulitnya Mendapat Gas Elpiji 3 Kg dan 12 Kg
Bangka Pos / Antoni Ramli
Sejumlah warga yang mencari tabung gas elpini di wilayah Toboali 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah warga di Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, mengeluhkan sulitnya memperoleh gas elpiji. Baik yang berukuran 3 hingga 12 kilogram.

Informasi yang diperoleh harian ini, kelangkaan gas elpiji 3 dan 12 kilogram di kota Toboali, telah berlangsung beberapa terakhir.

Wati warga Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat yang berdomisili di Toboali ini, mengaku beberapa hari terakhir ia dan suaminya sulit mencari gas elpiji, khususnya yang berukurang 3 kilogram.

" Lah (sudah) dari berape (berapa) hari kemarin, gas ne (ini) langka. Nek (mau) yang berukuran tiga kilo ataupun yang dua belas kilo. Kami juga heran, biasanya gak pernah susah seperti ini," keluh Wati kepada bangkapos.com, Rabu (7/11/2018)

Harian ini sempat mengecek kabar langka nya elpiji ke sejumlah toko yang di kota Toboali. Satu jam melakukan penyisiran, tidak ditemukan adanya toko yang menjual gas elpiji.

Sudah empat hari terakhir, toko milik Narmi (60) di kawasan Simpang Nanas Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, tidak kebagian pasokan gal elpiji ukurang 3 kilogram.

Tak seperti biasanya, diakui Narmi, beberapa minggu terakhir toko miliknya tidak kebagian pasokan gas elpiji ukuran 3 kilogram.

Dirinya pun belum mengetahui persis alasan kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram tersebut. Dirinya berharap, kelangkaan gas elpiji ini tidak berlangsung lama, khusunya ukuran 3 kilogram yang biasa dipakai masyarakat kalangan menengah.

" Sudah empat hari kemarin kami tidak dapat pasokan gas 3 kilo, gak tau juga alasanya apa. Cuma kalau seperti ini kasian warga. Kemarin nenek belakang rumah saya ini keliling nyarik, gak dapat akhirnya pulang lagi. Biasanya nenek itu beli disini," kata Narmi ditemui di toko nya, Rabu (7/11/2018)

Halaman
12
Penulis: Antoni Ramli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved