Deflasi Kota Pangkalpinang Mengalami Penurunan Sebesar 0,34 Persen

Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks pada dua kelompok pengeluaran, yakni kelompok

Deflasi Kota Pangkalpinang Mengalami Penurunan Sebesar 0,34 Persen
Bangkapos/Yudha Palistian
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung, Darwis Sitorus. 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Deflasi kota Pangkalpinang pada Oktober 2018 mengalami penurunan sebesar 0,34 persen atau indeks harga konsumen (IHK) menurun sebesar 139,07 jika dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 139,54 persen,  Kamis (8/11/2018).

Hal tersebut dipertegas oleh data Statistik yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung setiap bulannya.

  Kepala BPS Babel, Darwis Sitorus, mengatakan Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks pada dua kelompok pengeluaran, yakni kelompok bahan makanan sebesar 1,33 persen serta Kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,50 persen.

Selain itu, inflasi terjadi pada lima kelompok pengeluaran yaitu :

(*) Kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,30 persen,

(*) Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar sebesar 0,74 persen,

(*) Kelompok  sandang sebesar 0,14 persen,

(*) Kelompok kesehatan sebesar  0,26 persen,

(*) Kelompok pendidikan rekreasi, dan olahraga sebesar 0,03 persen.

Tingkat inflasi tahun kalender Oktober 2018 sebesar 1,55 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2018 terhadap Oktober 2017) sebesar 3,02 persen.

Menurutnya, beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga (deflasi) pada Oktober 2018 diantaranya tarif angkutan udara, kangkung, ikan segar (hapau, kembung, kerisi, dencis, tenggiri, bulat, dan udang basah), bayam, ayam hidup, bawang merah, dan kacang panjang. 

"Sementara itu komoditas yang mengalami kenaikan harga (inflasi) adalah daging ayam ras, beras, cumi-cumi, kepiting, batu, asbes, mobil, jeruk, pasir, lemari hias, dan cat tembok," ujar darwis.

Komponen inti pada Oktober 2018 mengalami inflasi sebesar 0,11 persen, komponen bergejolak deflasi sebesar 0,80 persen, dan komponen diatur pemerintah deflasi sebesar 1,13 persen.(*)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved