Lion Air Jatuh

Edwin: Kami Berharap Bisa Menyolatkan Orangtua

Kita sudah ikhlas atas musibah yang menimpa orang tua kami. Mungkin ini sudah takdir, kami anak-anaknya hanya bisa berdoa

Edwin: Kami Berharap Bisa Menyolatkan Orangtua
Bangka Pos / Hendra
Suasana rumah duka H. Eling Sutikno di Jalan Nyatoh, Pangkalpinang, Kamis (9/11/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tangis duka terdengar saat mobil jenazah memasuki halaman rumah keluarga H. Eling Sutikno, di Jalan Nyatoh Pangkalpinang, Kamis (8/11/2018).

Anak, kerabat, rekan kerja dan tetangga menyambut kedatangan jenazah H. Eling Sutikno yang menjadi korban musibah jatuhnya pesawat Lion Air.

Dia baru beberapa bulan menjabat sebagai anggota DPRD Propinsi Bangka Belitung dan ditempatkan di Komisi III.

Edwin anak tertua dari H. Eling Sutikno kepada bangkapos.com mengatakan keluarga sudah ikhlas menerima musibah ini.

“Kita sudah ikhlas atas musibah yang menimpa orang tua kami. Mungkin ini sudah takdir, kami anak-anaknya hanya bisa berdoa. Tugas kami sebagai anak hanya ingin menyolatkan jenazahnya,” kata Edwin.

Tim DVI Mabes Polri berhasil mengidentifikasi jenazah H. Eling Sutikno melalui rekam sidik jari.

Musibah jatuhnya pesawat Lion Air, tidak hanya menimpa H. Eling Sutikno saja, tapi istrinya juga turut menjadi korban dalam musibah tersebut.

Edwin menuturkan hingga saat ini hasil identifikasi jenazah ibunya belum bisa dipastikan. Anak dan pihak keluarga masih menunggu informasi lebih lanjutnya.

“Ini baru jenazah bapak saja yang diidentifikasi, kami berharap besar agar jenazah ibu kami juga bisa teridentifikasi,” ujar Edwin.

Jenazah H. Eling Sutikno usai disemayamkan di rumah duka, usai zuhur di shalatkan di masjid setempat. Pemakaman juga dilakukan tak jauh dari rumah duka, di TPU Bukit Lama, Pangkalpinang. (*)

Penulis: Hendra
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved