Pihak BIN Jawab Tudingan Keterlibatan Intel di Balik Kasus Bendera di Kediaman Habib Rizieq

Pihak BIN Jawab Tudingan Keterlibatan Intel di Balik Kasus Bendera di Kediaman Habib Rizieq

Pihak BIN Jawab Tudingan Keterlibatan Intel di Balik Kasus Bendera di Kediaman Habib Rizieq
Akhdi martin pratama
Pimpinan FPI Rizieq Shihab di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2017). 

"Dia menyebut ada cctv yang hilang, tanpa mengatakan di mana letak cctv kan tidak. Ini kan prakiraan. Musti ada saksi. Ini digabung-gabungkan seolah-olah pembenaran," kata Wawan Purwanto.

Mendengar bantahan dari pihak BIN, anggota FPI, Slamet Ma'arif pun langsung membalasnya.

Ia berujar bahwa dugaan adanya operasi intelijen dibalik kasus bendera Habib Rizieq Shihab tersebut masih dianalisa.

Ia pun meminta kepada BIN untuk mengungkap kasus 'fitnah' yang dialamatkan pada Habib Rizieq Shihab.

Mengingat tugas BIN sendiri yang tadi disebutkan bahwa akan melindungi Habib Rizieq Shihab.

"Iya kan tadi kita menganalisa. Dengan indikasi yang ada bahwa ada sebuah operasi. Kalau memang BIN ingin melindungi Habib Rizieq sekarang waktunya BIN ungkap siapa yang melepas cctv, siapa yang pasang bendera tauhid, siapa yang ambil gambar dari jauh, siapa yang bikin berita ?" pinta Slamet Ma'arif.

Mendengar permintaan tersebut, pihak BIN pun langsung menjawabnya.

Menurut Wawan Purwanto, kasus bendera yang menimpa Habib Rizieq Shihab akan ditangani oleh pihak Arab Saudi.

Sebab hal tersebut kewenangan dari pemerintahan Arab Saudi.

"Jadi kalau operasi intelijen di luar negeri, sampai ketahuan di negara yang bersangkutan, itu bisa dideportasi dia. Itu pelanggaran. Jadi tidak boleh ada seperti itu. Pengungkapan itu adalah kewenangan dari pemerintah Arab Saudi," imbuh pihak BIN.

Berikut video lengkapnya :

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Soal Kabar Ada Ulah Intel Dibalik Kasus Bendera Habib Rizieq, Pihak BIN : Menuduh Itu Paling Enak.

Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved