Warga Lapas Perempuan Pangkalpinang Diajari Masase

Kerja sama ini merupakan bentuk lembaga tersebut meningkatkan pelayanan publik dan program pembinaan bagi warga binaan.

Warga Lapas Perempuan Pangkalpinang Diajari Masase
Istimewa
Kegiatan MoU di Lapas Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM -- Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Pangkalpinang menandatangani perjanjian kerja sama (MOU) dengan 8 lembaga kemasyarakatan yang ada di wilayah Kota Pangkalpinang. Kerja sama ini merupakan bentuk lembaga tersebut meningkatkan pelayanan publik dan program pembinaan bagi warga binaan.

Delapan instansi yang diajak kerja sama yakni Satpol PP Kota Pangkalpinang, Dekranasda Kota, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Babel, Family Taekwondo Club Pangkalpinang, Kwartir Cabang, Batik Pinang Sirih Pangkalpinang, Golden Hand Spa dan Yayasan EE Pangkalpinang.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Pangkalpinang, Nebi Viarleni mengungkapkan Lembaga Pemasyarakatan tidak mungkin bisa bekerja sendiri tanpa melibatkan berbagai Pihak.

"Sebelum penandatanganan MOU hari ini beberapa pihak telah melakukan kegiatan terlebih dahulu di Lapas, seperti Dekranasada yang telah memberikan pelatihan Batik Pemula kepada WBP dengan melibatkan Batik Pinang Sirih Sebagai pengajar dan memberikan bantuan peralatan batik agar pelatihan yang telah dilaksanakan dapat terus dikemabangkan di Lapas, Golden Hand SPA telah memberikan pelatihan masase (pijat) kepada WBP dan sebagai target jangka Panjangnya Lapas Perempuan Pangkalpinang ingin membuka Salon and spa yang terbuka bagi masyarakat umum seperti halnya yang pernah saya lihat di Woman Prison of Thailand pada saat kunjungan kerja ke sana," kata Nebi melalui rilis yang diterima bangkapos.com, Kamis (8/11/2018).

Selain itu untuk pembinaan kemandirian bagi WBP pada kesempatan yang sama juga ditanda tanganinya MOU dengan Yayasan EE Persekutuan Gereja-Gereja Pangkalpinang dalam Pembinaaan Kepribadian bagi WBP berupa pemberian siraman Rohani kepada WBP yang beragama Nasrani pada setiah hari Jumat pagi.

Sedangkan untuk meningkatkan semangat Nasionalisme, Disiplin, Kebersamaan dan Kemandirian bagi WBP juga dibuatkan MOU dengan Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Pangkalpinang.

"Selanjutnya untuk meningkatkan pelayanan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan, peningkatan SDM Petugas Pemasyarakatan juga menjadi Bagian dari Penandatanganan MOU dengan Satpol PP kota Pangkapinang yang telah memberikan pelatihan penanggulangan Kebakaran di lembaga pemasyarakatan, kerja sama dengan Family Taekwondo Club Pangkalpinang dalam bentuk pemberian pelatihan Bela Diri bagi Petugas Pemasyarakatan," jelasnya..

Sebagai bagian Dari Kementrian Hukum dan HAM Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Pangkalpinang berupaya untuk melindungi Hak-Hak Warga Binaan Pemasyarakatan dan pendampingan bagi Tahanan yang masih dalam Proses Persidangan untuk mendapatkan kepastian hukum.

Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Pangkapinang menyediakan Pos Bantuan Hukum Internal bagi Tahanan dan WBP, sehungga untuk mendukung kegiatan tersebut juga dibuatkan MOU dengan Yayasan Lembga Bantuan Hukum Bangka Belitung.

Penulis: teddymalaka
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved