Lion Air Jatuh

Karangan Bunga Kian Membanjiri di Intansi KKP Pangkalpinang

Dari kemarin-kemarin hingga hari ini kantor kami (KKP Pangkalpinang -- red) banyak dapat kiriman karangan

Karangan Bunga Kian Membanjiri di Intansi KKP Pangkalpinang
Ist
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pangkalpinang, Sirjon Sihotang menyeka air mata yang menetes di pipinya saat ia menyempatkan diri melayat ke rumah duka almarhum Sahabudin di Banten. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Duka yang mendalam tak saja dirasakan oleh pimpinan intansi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pangkalpinang, Sirjon Sihotang terhadap kepergian seorang stafnya, Sahabudin (almarhum) alias Abud terkait musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

Begitu pula dirasakan oleh seluruh pegawai di lingkungan intansi KKP Pangkalpinang termasuk ucapan duka sebagai bentuk sikap empati pun mengalir dari sejumlah intansi lainnya.

Hal itu terlihat sejumlah deretan karangan bunga terpampang jelas diletakan di halaman depan gedung KKP Pangkalpinang.

"Dari kemarin-kemarin hingga hari ini kantor kami (KKP Pangkalpinang -- red) banyak dapat kiriman karangan bunga ucapan duka terkait musibah yang menimpah seorang pegawai intansi kami (Sahabudin -- red)," kata Sihotang seraya menunjukan deretan karangan bunga ucapan turut berduka cita dari berbagai intansi terpanjang di depan kantornya, Jumat (9/11/2018).

Almarhum (Sahabudin) semasa hidup tak hanya dinilainya sosalok seorang pegawai yang tekun dan cerdas, bahkan almarhum pun dianggapnya sangat ramah kepada siapa pun.

"Sama siapa saja almarhum (Sahabudin -- red) dikenal sangat ramah," terang Sihotang mencoba mengenang sosok stafnya itu yang kini telah pergi menghadap sang Maha Kuasa.

Senada diungkapkan oleh Jon (44) yang mengaku sahabat dekat almarhum (Sahabudin).

Di mata Jon, almarhum memang selain dikenal sangat ramah kepada siapa pun Jon pun tak menampik jika almarhum (Sahabudin) kerap suka bergurau dengannya di salah satu warung kopi (warkop) di sudut persimpangan jalan kawasan Pangkal Balam.

"Kalau ingat kejadian pesawat Lion Air JT 610 jatuh itu saya merasa sangat sedih. Saya jadi teringat seorang sahabat saya (Sahabudin -- red) yang sering bergurau di warkop ini," kata Jon ketika ditemui di warkop siang itu. 

Sebagaimana berita yang pernah dilansir bangkapos.com sebelumnya disebutkan almarhum (Sahabudin) semasa hidupnya menjabat selaku Kasubag TU KKP Pangkalpinang.

Almarhum tak lain merupakan seorang diantara 181 penumpang yang menumpang pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta - Pangkalpinang, namun pesawat tersebut mengalami musibah yakni jatuh di perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

Terkait kejadian tersebut, pihak petugas akhirnya berhasil mengindentifikasikan jenazah Sahabudin, Rabu (7/11/2018).

Selanjutnya, Kamis (8/11/2018) dini hari jenazah Sahabudin pun langsung dibawa ke rumah duka di perumahan Griya Cilegon, Blok C3 No. 13 RT/RW 003/003 Kelurahan Arjatani, Kecamatan Kramatwaktu Serang, Banten dan jenazah almarhum pun, keesokan harinya, Kamis (8/11/2018) siang dikebumikan bahkan sempat disaksikan langsung oleh pimpinan KKP Pangkalpinang. (*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved