Kronologi dan Fakta Baru Kasus Bidan Cantik Disuntik Dokter 56 Kali hingga Tak Sadarkan Diri

Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang bidan inisial W oleh dokter YS di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, terus bergulir.

Kronologi dan Fakta Baru Kasus Bidan Cantik Disuntik Dokter 56 Kali hingga Tak Sadarkan Diri
TRIBUNBATAM.id/WAHIB WAFFA
Polres Tanjungpinang saat melakukan rekonstruksi atau reka ulang kasus dugaan penganiayaan yang dialamai bidan Winda oleh dokter Yusrizal. 

BANGKAPOS.COM - Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang bidan inisial W oleh dokter YS di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, terus bergulir.

Keluarga korban, W, menunjuk pengacara senior mantan ketua Peradi Tanjungpinang, Iwan Kusuma.

"Kita sudah didampingi pengacara pak Iwan kusuma. Nanti jika ada keperluan terkait konfirmasi bisa langsung ke pak Iwan," ujar Edy ayah korban saat dikonfirmasi, Kamis (7/11/2018).

Edy, orangtua bidan korban penganiayaan memastikan akan mengawal hingga tuntas kasus yang dialami oleh anak keduanya yang memiliki saudara kembar itu.

Ia mengatakan apa yang dirasakan oleh keluarganya hingga kini masih tak bisa dibayangkan. "Perbuatan sang dokter harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Agar ke depannya tidak ada lagi permasalahan serupa dilakukan oleh para tenaga medis," ujar sang ayah. 

Kepada orangtuanya, korban Winda sempat menceritakan bahwa dokter menyuntikkan obat bius hingga tak sadarkan diri.

"Anak saya bercerita dengan saya kalau dugaannya itu obat bius," ungkap Edy.

Namun apapun itu ia menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

Menyuntikkan cairan puluhan kali

Kini, peristiwa dugaan penganiayaan yang dialamai oleh bidan W memunculkan sejumlah fakta baru.

Fakta-fakta tersebut terungkap saat Polres Tanjungpinang menggelar rekonstruksi terhadap dokter YS.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved