Belum Jadi Pahlawan Nasional, Danlanud Sebut Hanandjoeddin Tetap Pahlawan Bagi Masyarakat Belitung

Akal Juang mengatakan, hari pahlawan harus dimaknai sebagai hari mengingat jasa pahlawan telah berjuang mengesampingkan kepentingan pribadi

Belum Jadi Pahlawan Nasional, Danlanud Sebut Hanandjoeddin Tetap Pahlawan Bagi Masyarakat Belitung
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Danlanud H AS Hanandjoeddin Akal Juang saat ditemui posbelitung.co, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM - Bangka Belitung mengajukan dua kandidat sebagai pahlawan nasional yakni Depati Amir dan H AS Hanandjoeddin. Setelah diajukan pada 2018, baru Depati Amir yang mendapat gelar pahlawan nasional. Hal ini karena kurangnya beberapa dokumen yang menjelaskan kepahlawanan Hanandjoeddin.

"Tapi ini bukan berarti Hanandjoeddin bukan pahlawan. Beliau tetap pahlawan bagi kami, terutama bagi masyarakat Belitung. Beliau telah memberikan jasa dan perjuangannya," kata Danlanud H AS Hanandjoeddin Letkol PnB Akal Juang, Sabtu (10/11/2018).

Menurutnya, pihak-pihak terkait akan mengajukan kembali sehingga semua itu perlu dukungan dari masyarakat.

Akal Juang mengatakan, hari pahlawan harus dimaknai sebagai hari mengingat jasa pahlawan telah berjuang mengesampingkan kepentingan pribadi demi kepentingan bangsa dan negara.

Masyarakat sekarang harusnya melanjutkan semangat dan perjuangan dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved