DPRD Babel Usulkan Bangun Museum Depati Amir, Perkuat Patriotisme dan Nasionalisme

DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan untuk membangun Museum Depati Amir

DPRD Babel Usulkan Bangun Museum Depati Amir, Perkuat Patriotisme dan Nasionalisme
Bangka Pos / Krisyanidayati
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya menyambut kedatangan keluarga Pahlawan Nasional yakni cicit Depati Amir, Muchtar di ruang kerjanya, Senin (12/11). 

BANGKAPOS.COM--DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan untuk membangun Museum Depati Amir. Hal ini menyusul setelah ditetapkannya Depati Amir menjadi Pahlawan Nasional asal Bangka Belitung pada tanggal 8 November 2018 lalu.

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya menyampaikan apresiasinya kepada Tim Perjuangan Pahlawan Nasional, masyarakat Babel, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, segenap masyarakat Babel, Pemerintah dan DPRD NTT yang telah mewujudkan cita-cita masyarakat Babel memiliki Pahlawan Nasional.

Ia meminta Pemprov Babel pada tahun 2020 mendatang sudah membangun museum ini dengan tujuan menjaga euforia Pahlawan Nasional dan meneladani sikap perjuangan para pahlawan.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada tim di Babel, masyarakat, pemerintah daerah yang telah mampu memperjuangkan seorang putra Babel menjadi Pahlawan Nasional yaitu Depati Amir. Kami juga berterimakasih DPRD dan pemerintah daerah dan masyarakat NTT yang telah turut merekomendasikan," kata Didit saat menerima kunjungan cicit Depati Amir, Muchtar di ruang kerjanya, Senin (12/11).

Didit menilai adanya museum ini penting untuk terus menjaga euforia kepahlawanan. Isi museum ini bukan hanya tentang perjuangan Depati Amir saja, tetapi perjuangan tokoh bangsa Babel yang turut memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia.

"DPRD akan mengusulkan untuk membangun Museum Depati Amir, kita minta dinas sosial agar berkoordinasi dengan gubernur, bentuk DED-nya, target 2020 museum harus sudah dibangun," pintanya.

Dibangunnya museum ini, untuk mengingatkan dan memberikan pelajaran kepada generasi muda, tentang perjuangan Pahlawan Nasional khususnya Depati Amir.

Para pahlawan demi bangsa dan negara rela dibuang ke NTT, meningglkan kampung halamannya hanya untuk mempertahankan rasa patriotisme dan tidak mau menyerah kepada Belanda.

"Saat ini nilai-nilai nasionalisme generasi muda sudah mulai pudar, maka DPRD dan Pemerintah Daerah harus membangkitkan kembali, menjadikan pengukuhan Depati Amir sebagai kebangkitan rasa nasionalisme masyarakat Babel," ujarnya.

Lebih lanjut, sebelum dibangunnya museum ini, dinas sosial diminta untuk menggali fakta sejarah tentang perjuangan. Tidak hanya Dapati Amir, tetapi juga sejarah perjuangan lainnya seperti Pahlawan 12.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved