Cegah Pencurian Aset Eks Koba Tin, Wakil DPRD Bateng Sarankan Ini

Apri Panzupi mendorong Kementerian ESDM untuk meninjau kembali permohonan PT Kobatin terkait izin pengelolaan aset bergerak yang tersisa.

Cegah Pencurian Aset Eks Koba Tin, Wakil DPRD Bateng Sarankan Ini
bangkapos/riki
Wakil Ketua DPRD Bangka Tengah Apri Panzupi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM --  Wakil Ketua DPRD Bangka Tengah Apri Panzupi, merasa miris dengan maraknya aksi pencurian terhadap aset PT. Koba Tin yang menyebabkan masyarakat harus berurusan dengan hukum belakangan ini.

Menurutnya ini seolah disebabkan karena minimnya pengawasan aset oleh pihak PT Koba Tin.

Dari kasus ini, Apri Panzupi mendorong Kementerian ESDM untuk meninjau kembali permohonan PT Koba Tin terkait izin pengelolaan aset bergerak yang tersisa. Karena jika PT Koba Tin diberikan kembali kewenangan untuk mengelola aset ini akan menjadi solusi dari berbagai permasalahan.

"Yang kita ketahui apa yang terjadi sampai saat ini belum terselesaikan dengan baik, Insya Allah solusi yang akan terlahirkan seperti meminimalisir pencurian aset, karena PT Koba Tin dapat melakukan pengawasan, pengamanan terhadap aset secara optimal,"kata Apri kepada wartawan, Rabu (14/11/2018)

Selanjutnya, dari hasil pengelolaan aset tersebut tentunya akan dapat membayar hak-hak mantan karyawan yang tersisa dan hutang pihak ketiga.

"Kami sangat merasa prihatin dengan berbagai hak mantan karyawan dan mitra yang masih terhutang oleh PT Koba Tin. Ini oleh karenanya ini segera dicarikan solusinya. Karena masalah ini sudah memakan waktu yg sangat panjang, dan ini jika terus dibiarkan, dosa lah kita semua,"lanjutnya

Apri menambahkan izin pengelolaan aset tersenut harus tetap mendapatkan pengawasan melekat dari pihak ESDM maupun Pemda Bangka Tengah agar hasil dari pengelolaan aset tersebut tepat sasaran.

"Untuk selanjutnya kami pun mendorong kementerian ESDM agar dapat memberikan perpanjangan waktu kepada PT Koba Tin terkait dengan pelaksanaan reklamasi dan pascatambang. Karena memang kewajiban Kobatin terhadap dua hal tersebut belum terselesaikan,"lanjutnya

Dengan dikabulkannya dua permohonan tersebut, Apri berharap Kobatin ini bisa husnul khatimah.
Artinya, sebagai sebuah entitas Kobatin berakhir dengan semua kewajibannya yang terselasaikan dengan baik dan tidak ada lagi hutang tertinggal.

"Terakhir, kami juga berharap menjelang akhir hayatnya ini agar PT Koba Tin dapat menghadirkan sebuah bangunan yang bersifat monumental punya ciri khas PT. Koba Tin tempo dulu agar dapat menjadi suatu kenangan manis bagi masyarakat Koba dimasa yang akan datang,"lanjutnya

Apri mencontohkan, semisalnya, PT. Koba Tin membangun sebuah monumen atau gedung museum PT. Koba Tin yang bisa menceriterakan bahwa, dulu Kobatin pernah hadir dam jaya di Koba dengn segala kontribusi diberikan ke daerah.

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved