DPRD Bangka Tengah Sebut Total Ada Tiga Rumah Warga Belum Dibangun dari Program Rumah Layak Huni

Menurut Wakil Ketua DPRD Bangka Tengah, Apri Panzupi, ternyata tidak hanya satu rumah layak huni yang belum dibangun tetapi ada dua lagi

DPRD Bangka Tengah Sebut Total Ada Tiga Rumah Warga Belum Dibangun dari Program Rumah Layak Huni
bangkapos/riki
Rumah Nova warga Koba yang sampai saat ini rumahnya belum juga dibangun oleh pemborong dari Program rumah layak huni Pemerintah Provinsi Babel. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM  --  Kasus Program rumah layak huni, keluraga Nova Repianti warga gang, Antrium, Kelurahan Padang Mulia, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah disorot oleh para anggota DPRD Bangka Tengah.

Menurut Wakil Ketua DPRD Bangka Tengah, Apri Panzupi, ternyata tidak hanya satu rumah layak huni yang belum dibangun tetapi ada dua lagi, sehingga total ada tiga rumah, warga Bangka Tengah belum dilakukan pembangunan oleh para pemborong.

"Dari kasus ini jangan sampai rumah warga dikorbankan, pemborong jangan tidak bertanggung jawab mengingat tahun 2018 ini hampir habis, khawatrirnya sudah habis kontrak rumah belum juga di bangun, jangan sampai mereka yang berhak mendapatkan rumah harus di korbankan,"jelas Apri kepada wartawan, Rabu (14/11/2018)

Apri mengungkapkan sebanyak 16 target rumah harus dibangun di Kabupaten Bangka Tengah dari Program rumah layak huni Pemerintah Provinsi Babel, tetapi saat ini baru tiga dan itu pun belum selesai pembangunanya.

"Totalnya 16 rumah di Bateng dari Program Provinsi Babel dan ada 3 yang belum selesai pembangunanya, tetapi itu masih terbengkalai salah satunya rumah ibu Nova tadi, warga Koba yang sampai saat ini belum dilakukan pembangunanya oleh pemborongnya,"jelasnya

Dengan kasus ini, DPRD Bateng merasa prihatian dan mengharapkan tidak terjadi pada program layak huni yang bersumber dari APBD Pemerintah Kabupaten Bateng.

"Kasian dan prihatin dengan keluarga yang dijanjikan, karena mereka yang menerima ini termasuk rumah tangga yang kategori tidak mampu, dengan beban mereka harus menyewa rumah kembali, tentunya sangat di sayangkan seperti sudah jatuh tertimpa tangga,"lanjutnya

Dari informasi yang mereka dapatkan, untuk program pembangunan rumah layak huni di Bangka Tengah sampai saat ini berdasarkan pengamatan DPRD masih berjalan dan aman, semua rumah terbangun.

"Untuk di Bateng informasinya masih aman karena itu ada anggaranya dari APBD pertahunnya dan dan kami mengharapkan jangan sampai kasus Nova terjadi pada program di Kabupaten,"lanjutnya

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved