VIDEO: Mandi di Sarang Buaya Tiga Warga Tanjungratu Jadi Korban

Buaya langsung menyambar tangan kiri Saidin. Gigi hewan buas sempat merobek punggung jemarinya.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKA POS.COM -- Baru saja Saidin (55), menceburkan diri ke air kolong sedalam pinggang. Tak lama kemudian ia menyelam agar seluruh tubuhnya basah. Tapi apa yang terjadi, saat bersamaan muncul predator ganas.

Buaya langsung menyambar tangan kirinya. Walau gigi hewan buas sempat merobek punggung jemarinya, namun Saidin selamat.

"Waktu itu saya baru pulang dari kebun, tengah hari. Saya mau cuci badan saya, mandi di kolong belakang rumah di air dangkal. Kemudian saya menyelam, Tiba tiba tangan kiri saya disambar buaya," kata Saidin (55) ketika ditemui bangkapos.com di rumahnya di Dusun Tanjungratu Sungailiat Bangka, Rabu (14/11/2018).

Saidin mengaku kaget dan spontan menarik tangan dari cengkraman buaya. Disaat bersamaan buaya melepas gigitan, dan Saidin pun segera mungkin naik ke darat dalam kondisi tangan kiri berdarah.

Kondisi anak buaya yang berhasil ditangkap pawang di kolong Dusun Tanjungratu Sungailiat Bangka, Rabu (14/11/2018). Tampak buaya tersebut jadi tontonan warga.
Kondisi anak buaya yang berhasil ditangkap pawang di kolong Dusun Tanjungratu Sungailiat Bangka, Rabu (14/11/2018). Tampak buaya tersebut jadi tontonan warga. (bangkapos/ferylaskari)

"Ko tekanjet (saya kaget), langsung tarik tangan, dan buaya itu melepaskan gigitannya," kenang Saidin.

Ternyata tak hanya Saidin, Warga Desa Tanjungratu yang pernah diterkam buaya kolong itu. Namun beberapa warga lainnya juga bernasib serupa pada hari yang berbeda. Sedangkan kejadian menimpa Saidin membuat pria itu trauma.

"Moncong buaya itu sebesar paha orang dewasa. Hanya terlihat gigi, sedangkan, badannya saya tak lihat secara jelas karena posisi dan buaya di dalam air," katanya.

Saidin sebenarnya sudah tahu di kolong tersebut ada banyak buaya. Keberadaan buaya di kolong pinggir jalan raya lintas timur ini sudah ada sejak beberapa waktu lalu. Namun ia tak menyangka, bakal jadi korban berikutnya.

"Kolong itu bekas tambang timah, TB 39. Memang banyak buaya disitu, sekitar lima sampai enam ekor, ada yang kecil dan ada yang besar," katanya.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved