Fakta Kapal Isap Tabrak Jembatan Emas - Cuaca Buruk dan Kekhawatiran Soal Struktur Jembatan

Fakta Kapal Isap Tabrak Jembatan Emas - Cuaca Buruk dan Kekhawatiran Soal Struktur Jembatan

Fakta Kapal Isap Tabrak Jembatan Emas - Cuaca Buruk dan Kekhawatiran Soal Struktur Jembatan
Bangka Pos/ Teddy Malaka
Jembatan Emas 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kamis (15/11/2018), sebuah Kapal Isap Produksi (KIP) menabrak tiang jembatan Emas. Peritiwa itu dikhawatirkan merusak jembatan yang menggunakan berteknologi 'bascule'  tersebut.

Jembatan yang membentang di mura Sungai Baturusa ini merupakan jembatan pertama berteknologi angkat atau 'bascule bridge' di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

Pembangunan Jembatan Emas dengan panjang 700 meter dan lebar 25 meter yang menelan biaya Rp 420 miliar.

Peristiwa ditabraknya tiang jembatan menyita perhatian sejumlah pihak.

Foto kejadian pun viral di media sosial dan jejaring sosial seperti WhatsApp.

Berdasdarkan penelusuran yang dilakukan wartawan bangkapos.com, inilah sejumlah fakta terkait peristiwa ditabraknya tiang Jembatan Emas oleh Kapal Isap Produksi.

1. KSOP: Kapal Isap Terdorong Arus

Siregar selaku Kasubsie Keselamatan Berlayar .Penjagaan dan Patroli Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam KIP tersebut berlayar dari Penganak menuju pelabuhan Pangkalbalam.

 Dari laporan awal yang mereka dapatkan KIP tersebut terdampar dikarenakan kalah dengan arus angin.

"Kapal ini mau masuk ke pelabuhan, tapi kan kalau KIP ini jalannya lambat, kalah sama angin, maka jadi terdorong arus. Kebetulan juga air sedang pasang makanya jadi terdampar dan nabrak," jelasnya kepada Bangka Pos.

Halaman
123
Penulis: teddymalaka
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved