Kementerian ATR Sarankan Kebijakan Tata Ruang Babel Mengacu pada SDA

Kalau Timah sebagai potensi yang dimiliki Bangka Belitung, ya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemakmuran rakyat

Kementerian ATR Sarankan Kebijakan Tata Ruang Babel Mengacu pada SDA
Bangka pos / Anthoni
(Raker) Bapedda se provinsi Babel membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Hotel Marina, Toboali, Kamis (15/11/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional, menyarankan perencanaan tata ruang provinsi Bangka Belitung, disesuaikan dengan potensi sumber daya alam.

Arahan ini diutarakan Direktur, Pembinaan Perencanaan Tata Ruang dan Pemanfaatan Ruang Daerah Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN, Reny Windyawati, disela-sela menghadiri Rapat Kerja (Raker) Bapedda se provinsi Babel membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Hotel Marina, Toboali, Kamis (15/11/2018).

Menurut Reny, sumber daya alam suatu Daerah harus dimanfaatkan sebaik mungkin, guna mensejaterakan masyarakat.

Di Bangka Belitung, timah menjadi salah satu komoditi penopang ekonomi sekaligus penyumbang devisa terbesar di Indonesia.

" Kita tahu pertambangan timah menjadi salah satu penggerak ekonomi Bangka Belitung. untuk itu kalau mau melihat Babel berkembang harus memperhatikan sumber daya alamnya.

Kalau Timah sebagai potensi yang dimiliki Bangka Belitung, ya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemakmuran rakyat," ujar Reny usai menjadi pemateri, Kamis (15/11/2018)

Terlebih menurut Reny, pertambangan timah yang hingga kini masih menjadi sektor penggerak ekonomi masyrakat Babel.

Untuk itu dirinya menyarankan pemerintah daerah menyusun kebijakan Tata Ruang Daerah berdasarkan potensi sumber daya alam yang dimiliki.

" jadi bisa dilihat teman-teman yang nantinya menyusun tata ruang, bagaimana dia mengalokasikan ruang nya bahwa itu semua memang untuk kepentingan rakyat dan memperhatikan kepentingan stakholder," imbuhnya.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved