Komunikasi Efektif Membersihkan Data Pemilih Ganda di Luar Negeri

Penetapan DPT sendiri seyogyanya dilakukan pada bulan September 2018, yang pada saat itu diprotes karena disinyalir terdapat 25 juta data ganda.

Komunikasi Efektif Membersihkan Data Pemilih Ganda di Luar Negeri
Istimewa
Zamal Nasution 

Penulis: Zamal Nasution (Ketua PPLN Bangkok, Kandidat Doktor di Mahidol University- Thailand)

BANGKAPOS.COM - Sejak penundaan penetapan daftar pemilih tetap (DPT), muncul kepentingan bersama untuk membersihkan data pemilih dalam pemilu 2019 dari kemungkinan adanya pemilih yang terdaftar lebih dari sekali, yang diistilahkan sebagai data ganda.

Penetapan DPT sendiri seyogyanya dilakukan pada bulan September 2018, yang pada saat itu diprotes karena disinyalir terdapat 25 juta data ganda.

Maka, dikarenakan masih adanya kecurigaan tersebut, penetapan DPT bahkan ditunda hingga periode ke-dua kalinya.

Diharapkan pada penetapan DPT hasil perbaikan ke-dua kalinya pada tanggal 15 November 2018, Indonesia akan memiliki kejelasan jumlah penduduk yang berhak memilih dalam pemilu serentak legislatif dan eksekutif pada 17 April 2019.

DPT ini juga terkait dengan tahapan pemilu selanjutnya yaitu pencetakan dan distribusi kartu suara.

Untuk mendeteksi data ganda, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menganggap perlu untuk membangun sebuah situs tersendiri di luar situs “www.kpu.go.id” yang baru diinformasikan kepada masyarakat luas sejak bulan Oktober 2018.

Pengecekan melalui situs “https://infopemilu.kpu.go.id/ pileg2019/pemilih/cari-pemilih ” tersebut merupakan respon yang dibuat kemudian setelah ditemukannya fakta data ganda pemilih di dalam dan luar negeri.

Hal ini mungkin juga berdasarkan rekomendasi dari sidang pleno KPU dan pihak terkait seperti badan pengawas pemilu (Bawaslu), partai politik, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Di situs tersebut, pengguna dipersilakan untuk memasukkan nama dan nomor induk kependudukan (NIK) untuk mencari kemungkinan juga terdaftar sebagai pemilih di lokasi lain di dalam negeri.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved