Advertorial

Peringati HKN di Bateng Gelorakan Aku Cinta Sehat

Bupati Bangka Tengah mengajak masyarakat agar meningkatkan kesadaran berperilaku hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)

Peringati HKN di Bateng Gelorakan Aku Cinta Sehat
Dok / Bangka Pos
Peringati HKN di Bateng Gelorakan Aku Cinta Sehat 

BANGKAPOS.COM--Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh mengajak masyarakat agar selalu meningkatkan kesadaran berperilaku hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang telah diprakarsai oleh Presiden RI menjadi suatu Gerakan Nasional yang tertuang dalam Inpres No.1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Dalam kesempatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 yang bertepatan dengan empat tahun Pemerintahan Jokowi-JK, di Bangka Tengah sendiri dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Bangka Tengah, Senin (12/11).

“Kita patut bersyukur bahwa berbagai Program Kesehatan yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik. Hal ini dapat kita refleksikan melalui hasil-hasil pembangunan kesehatan yang meliputi upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan,” kata Bupati.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Bateng Algafry Rahman menjadi pembina upacara menyampaikan berbagai hal terkait peringatan Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional.

Sementara para pegawai dari PNS, Polri dan TNI menjadi peserta upacara dalam kegiatan itu.

Kepala Dinas Kesehatan Bateng Bahrun mengatakan, peringatan Hari Kesehatan Nasional yang dilaksanakam mengangkat tema ‘Aku Cinta Sehat’ dengan sub tema ‘Ayo Hidup Sehat’.

“Tentunya mulai dari kita, tentunya tema tersebut sejalan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang menekankan pada kesadaran tiap individu untuk meningkatkan berperilaku hidup sehat,” jelas Bahrun.

Ia menambahkan, melalui pe­ringatan HKN ke-54 ini se­bagai momentum baik untuk mengingatkan kita bahwa derajat kesehatan masyarakat ini dapat diwujudkan setinggi-tingginya.

“Untuk terwujud, apabila semua komponen bangsa berperan serta dalam upaya kesehatan dengan memprioritaskan promotive-preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif,”lanjutnya.

Ia menambahkan dengan mengubah pola hidup kearah promotive-preventif dengan menekankan pada perilaku hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri merupakan satu diantara upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup.

“Jadikan ini sebagai momentum untuk merefleksikan kembali sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan serta sejauhmana keberhasilan sektor ke­sehatan dalam melibatkan semua unsur. lintas sektor, dalam melaksanakan pembangunan kesehatan,” jelasnya.

Diakhir acara juga diberikan Daftar Penerima Sertifikat STBM Tingkat Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2018, termasuk Deklarasi Desa ODF dan Desa STBM 2018. Menurut data laporan kondisi sanitasi Saat ini jumlah desa ODF di Kabupaten Bangka Tengah sebanyak 39 desa/kelurahan (61,90 persen).(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved