VIDEO: DAS Tercemar, Lumpur Tambang Timah Bukit Mangkadir Dibuang ke Sungai

Sungai Jembatan Kanyut Desa Ridingpanjang Kecamatan Belinyu Bangka semakin tercemar. Limbah penambangan timah inkonvensional dibuang ke DAS

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM -- Sungai Jembatan Kanyut Desa Ridingpanjang Kecamatan Belinyu Bangka semakin tercemar. Limbah penambangan timah inkonvensional dibuang ke daerah aliran sungai (DAS) tersebut. Jika dibiarkan banjir pun mengancam, karena sungai kembali dangkal dipenuhi lumpur.

Pantauan bangkapos.com di lokasi,.sungai tersebut membelah jalan utama Belinyu-Sungailiat. Keberadaan sejumlah tambang (TI) di atas Bukit Mangkadir sudah ada sejak satu tahun terakhir. Berdalih mengantongi ijin, tambang yang dimaksud beroperasi terang-terangan dan terlihat jelas di pinggir jalan. Bahkan kondisinya semakin parah karena limbah berupa lumpur dibuang ke sungai.

Terlihat kondisi sungai penuh lumpur. Padahal jembatan di sungai itu, bernama Jembatan Kanyut Desa Ridingpanjang, baru saja selesai dibangun oleh pemerintah. Aktifitas penambangan di lokasi ini dulu sempat terhenti karena adanya razia dari Pol PP Bangka dan Polres Bangka. Namun tak lama kemudian beroperasi lagi.

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka, Dalyan Amrie diwakili Kabid Perundang-Undangan, Achmad Suherman dikonfirmasi, Kamis (15/11/2018) mengaku akan menindaklanjuti temuan ini. Pol PP Bangka akan meninjau ke lokasi, melihat pencemaran yang terjadi di sungai dan akan menegur pihak pemberi ijin tambang.

"Saya dengar tambang itu ada mengantongi ijin. Namun walau punya ijin seharusnya memperhatikan dampak lingkungan. Jika sampai limbah berupa lumpur dibuang sembarangan, apalagi sampai mencemari sungai, itu tidak diperbolehkan. Makanya nanti kita akan tegur pihak yang memberi ijin," kata Suherman.

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved