Dekap Erat Foto Suaminya, Apian Menangis Saat Menaburkan Bunga di Peti Jenazah

Adonia Makdaniel Bongkal, satu diantara korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610, yang jatuh di Perairan Tanjung Pakis Karawang Jawa Barat

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Adonia Makdaniel Bongkal, satu diantara korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610, yang jatuh di Perairan Tanjung Pakis Karawang Jawa Barat, Senin (29/10/2018) setelah berhasil diindentifikasi Selasa (13/11/2018) akhirnya dimakamkan oleh pihak keluarga, Jumat (16/11/2018) di TPU Damai Jalan Lubuk Kelik Sungailiat.

Saat peti jenazah suaminya dibawa dari mobil jenazah ke tempat peristirahatan terakhir, Apian (48) istri Adonia terlihat tegar ketika peti jenazah diletakan di atas liang lahan.

Ia memegang erat bingkai foto suaminya, Adonia. Usai pendeta membacakan doa ketika peti jenazah diletakan di liang lahat, saat menabur bunga diatas peti jenazah suaminya, Apian tak kuasa menahan tangisnya.

Dia berurai air mata mengenang kepergian suaminya beserta dua anak mereka Michelle Vergina dan Matiew Deril Bongkal yang menjadi korban musibah kecelakaan pesawat Lion Air tersebut.

Ayuk, keponakan Adonia yang sejak awal kecelakaan pesawat Lion Air mengurus indentifikasi keluarga tersebut mengaku pihak keluarga sudah pasrah menerima takdir Tuhan.

"Kami tahunya ketika petugas DVI dari Rumah Sakit Polri memberikan tahu jenazah sudah teridentifikasi sejak Selasa (13/11/2018) lalu kami mengambil jenazah Rabu (14/11/2018) pagi dimasukan kerumah duka dulu. Semalam (Kamis 15/11/2018) sekitar jam 24.00 WIB peti jenazah dimasukan ke cargo pesawat Garuda. Baru pagi tadi jam 10.00 WIB kami naik Garuda ke Bangka," ungkap Ayuk kepada bangkapos.com di TPU Damai Sungailiat.

Diakuinya saat ini keluarga masih menunggu kabar Michelle Vergina (21) putri Adonia yang belum terindentifikasi. Sedangkan putra bungsu Adonia, yakni Matiew sudah terlebih dahulu dimakamkan di TPU Damai Sungailiat.Matiew dimakamkan disamping makam ayahnya Adonia.

"Kalau Matiew udah minggu kemarin dimakamkan. Kami dari keluarga sudah ikhlaslah," tutur Ayuk.

Duka yang dirasakan pihak keluarga Ayuk sangat mendalam karena lima orang keluarga mereka menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air.

Selain Adonia bersama dua anaknya, saudara mereka yakni Ardi (33) dan Vera Junita (21) juga ikut jadi korban. Jenazah Vera sudah dimakamkan Selasa (6/11/2018) di TPU Damai.

Sedangkan jenazah Ardi sama dengan Michelle Vergina hingga saat ini belum ada kabar teridentifikasi.

"Kami berharap bisa ketemu lah bisa dimakamkan di sini seperti ini," harap Ayuk.

Diakui Ayuk kepulangan mereka ke Bangka untuk menghadiri pemakaman nenek mereka. Istri Adonia, Apian terhindar dari musibah kecelakaan pesawat tersebut karena sudah pulang ke Bangka dulu seminggu sebelum kejadian kecelakaan pesawat Lion Air.

Sedangkan Ayuk sendiri juga pulang ke Bangka satu hari sebelum musibah pesawat Lion Air itu terjatuh.
"Kebetulan mau pulang ke sini menghadiri pemakaman nenek saya," ungkap Ayuk.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved