Bambang Dukung Pembangunan Jembatan Sumsel-Babel: Agar Harga Sembako Stabil

Sembako tidak boleh mahal antara lain lewat infrastruktur. Kita kan sudah lama ingin membangun jembatan

Bambang Dukung Pembangunan Jembatan Sumsel-Babel: Agar Harga Sembako Stabil
Bangkapos
Bambang saat berdialog dengan warga 

BANGKAPOS.COM--Tokoh pemuda Bangka Belitung (Babel), Bambang Patijaya, mendukung pembangunan jembatan Bahtera segera direalisasikan.

Jembatan penghubung Sumsel-Babel ini dinilai jadi solusi agar harga sembako stabil.

Jembatan Bahtera sendiri akan terbentang dari Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan ke Kabupaten Bangka Selatan.

Menurut Bambang saat bersilaturahmi dengan warga Belinyu, Sabtu (17/11/2018), jika jembatan tersebut sudah terealisasi, maka akan menghemat biaya distribusi.

"Sembako tidak boleh mahal antara lain lewat infrastruktur. Kita kan sudah lama ingin membangun jembatan Sumatera-Bangka, Bahtera, jadi memang pro dan kontra jembatan ini, tapi diperlukan," ujar Bambang.

Kenapa demikian? Karena jika hanya mengandalkan jalur transportasi laut akan lebih beresiko dan terhambat cuaca yang tak bisa diprediksi.

Jika laut dalam kondisi gelombang besar, pasokan sembako ke Babel bisa bermasalah.

"Kita Babel ini pulau ada musim-musim tertentu cuaca itu nggak bagus, kadang gelombang besar, pada saat gelombang besar kapal nggak berjalan, kapal nggak berjalan sembako kita masalah," ungkapnya.

Jika sudah seperti itu otomatis kapal sembako untuk ke Babel akan terhambat. Sehingga jika seperti itu, stok sembako yang berdampak pada harga sembako.

Untuk itu, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) itu berharap agar rencana pembangunan Jembatan Bahtera segera diwujudkan untuk menunjang distribusi komoditas dan infrastruktur.

"Nah kapal enggak berjalan, kapal yang angkut sembako enggak bisa berjalan.

Nah stok yang ada di Babel ini menipis, harga naik? beras naik apa naik. Tapi kalau adanya jembatan tadi tetap lewat jembatan kita harapkan stabil," pungkasnya.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved