Erzaldi Siapkan Tim Tindaklanjuti Limbah TI Bikang yang Cemari Sawah Petani Rias

Untuk tim sedang kami disiapkan, karena kemarin saya lihat dari helikopter tidak ada jalan masuknya kecuali

Erzaldi Siapkan Tim Tindaklanjuti Limbah TI Bikang yang Cemari Sawah Petani Rias
Bangka Pos / Antoni Ramli
Aliran irigasi di Desa Rias yang bewarna kecoklatan akibat limbah aktivitas penambangan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, tengah menyiapkan langkah menindaklanjuti limbah aktifitas Tambang Inkonvensional (TI) di desa Bikang, yang mencemari ratusan bahkan ribuan hektar sawah petani desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Sejauh ini menurut Erzaldi, pihaknya dan tim tengah melakukan pemetaan akses masuk ke lokasi tambang.

Sebab dalam kunjungannya ke desa Rias, beberapa waktu lalu, orang nomor satu di Babel itu tidak melihat adanya akses jalan kecuali dari sungai.

Namun hingga saat ini belum ada tindaklanjut dan action dari pihak-pihak berwenang.

" Untuk tim sedang kami disiapkan, karena kemarin saya lihat dari helikopter tidak ada jalan masuknya kecuali dari sungai," ujar Erzaldi melalui pesan singkat WA belum lama ini.

Sementara Sekretaris Sat Pol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Maladi, Sabtu (17/11/2018) mengatakan, keluhan pencemaran limbah tersebut telah disampaikan dan tinggal menunggu intruksi pimpinan.

Selain itu, saat ini pihaknya maping area dan mengukur seberapa besar kekuatan yang akan diturunkan dalam operasi tersebut.

" Untuk keluhan dan atensi pak gubenur itu sudah kami sampaikan ke pimpinan (Kasat-red) tinggal menunggu intruksi dan perintah," ujar Maladi.

Diberitakan sebelumnya, limbah TI yang mencemari irigasi dan sawah warga desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan menjadi perhatian Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman.

Bahkan dalam waktu dekat Erzaldi akan mengirim tim mengecek aktifitas penambangan tersebut.

Sebab menurutnya, jika persoalan ini tak ditanggapi akan mengancam hasil panen tahun depan.

Secara pribadi Erzaldi tidak melarang adanya aktifitas penambangan. Namun harus sesuai prosedur dan aturan. Selain itu, tidak merugikan pihak lain.

" Masalah TI ini saya minta pak Kapolres tadi sudah saya bicarakan, nanti kami bantu BKO kan pak dengan Pol PP untuk turun ke sana.

Bukan tidak boleh menambang cuma harus dengan cara benar dan tidak merugikan pihak lain," ujar Erzaldi menanggapi keluhan petani desa Rias. (*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved