Lewat Seduhan Kopi, Warkop Duo Beranak Galang Dana untuk Beli Token Listrik PJU di Belinyu

Warga Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka melakukan penggalangan dana melalui media kopi

Lewat Seduhan Kopi, Warkop Duo Beranak Galang Dana untuk Beli Token Listrik PJU di Belinyu
istimewa/pipin
Pengisian token KWh listrik yang dilakukan Warkop Duo Beranak, Jumat (16/11/2018) di di Jalan Baru Simpang Batutunu depan Pasar Kuliner. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM --  Warga Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka melakukan penggalangan dana melalui media kopi dimana masyarakat bisa membayar seikhlasnya untuk seduhan kopi tersebut, Jumat (16/11/2018) di ruas Jalan Belinyu.

Aksi pengalangan dana yang digagas oleh Warkop Duo Beranak, ini dilakukan untuk membeli token KWh listrik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Perumnas depan Pusat Kuliner Belinyu

Diakui Pipin, Warga Belinyu, sudah sebulan lampu PJU tidak menyala karena token KWh listriknya tidak diisi.

"Perlu digarisbawahi penggalangan dana kami melalui media kopi. Jadi pengunjung bisa menikmati seduhan kopi dengan membayar seikhlasnya di tempat kami sediakan yang dimotori Warung Kopi Duo Beranak," jelas Pipin, Sabtu (27/11/2018) kepada bangkapos.com.

Padahal untuk menikmati PJU masyarakat tidak gratis tetapi pembayar pajak penerangan jalan (PPJ) jika membeli token listrik.

Pengisian token KWh listrik yang dilakukan Warkop Duo Beranak, Jumat (16/11/2018) di di Jalan Baru Simpang Batutunu depan Pasar Kuliner.
Pengisian token KWh listrik yang dilakukan Warkop Duo Beranak, Jumat (16/11/2018) di di Jalan Baru Simpang Batutunu depan Pasar Kuliner. (ist/pipin)

"Penggalangan dana kami lakukan sebagai bentuk untuk menyampaikan aspirasi kami perihal penerangan jalan. Setahu kami fasilitas PJU tidak warga nikmati secara gratis, disitu ada biaya yang bernama pajak penerangan jalan (PPJ) di setiap kita transaksi pembelian pulsa listrik rumah," ungkap Pipin.

Namun sayangnya token untuk pengisian KWh listrik ini tidak diisi oleh pihak terkait sehingga penerangan jalan tidak menyala. Kondisi ini dikhawatirkan bisa terjadi tindak kejahatan dan juga kecelakaan lalu lintas jika dibiarkan.

"Penggalangan dana kami lakuin cuma kemarin saja (Jumat, 16/11/2018) dengan harapan media massa bisa bantu menyampaikan aspirasi kami," pinta Pipin.

Hasil pengalangan dana lewat seduhan kopi ini berhasil mereka dapatkan sebesar Rp 180.000 yang langsung dibelikan token listrik untuk mengisi KWh listrik di Jalan Baru Simpang Batutunu depan Pasar Kuliner.

Saat ini kondisi PJU di jalan tersebut sudah terang, ia berharap para anggota dewan dan juga Pemkab Bangka bisa memperhatikan penerangan jalan agar tetap nyala demi keamanan masyarakat dan pengguna jalan.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved