Menjaring Pemilih Melalui Media Sosial, Salah Satu Verifikasi Data Pemilih Tetap di Luar Negeri

Ditulis oleh bukan ahli pendataan, namun pernah beberapa kali mengerjakan pemutakhiran data bagi kepentingan penelitian.

Menjaring Pemilih Melalui Media Sosial, Salah Satu Verifikasi Data Pemilih Tetap di Luar Negeri
Istimewa
Zamal Nasution 

Oleh: Zamal Nasution (Ketua PPLN Bangkok dan Kandidat Doktor di Mahidol University - Thailand)

BANGKAPOS.COM - Tulisan ini dibuat sebagai panduan umum penelusuran dan verifikasi data pemilih di luar negeri.

Ditulis oleh bukan ahli pendataan, namun pernah beberapa kali mengerjakan pemutakhiran data bagi kepentingan penelitian.

Tulisan ini dimulai dengan pembahasan sumber data pemilih hingga bagaimana melakukan verifikasi data pemilih di luar negeri dengan cara langsung, melalui komunitas, dan media sosial.

Sumber Data

Pada dasarnya, data akan lebih akurat jika terdapat kepentingan dari pemilik data, misalnya pemilik data bagi keperluan nasabah bank akan cenderung lengkap dan detail. Berbeda halnya dengan data pemilih yang menjadi tantangan bagi Panitia Pemilihan di Luar Negeri (PPLN).

Sebabnya, selal ada di antara para pemilih, anggapan bahwa pemilu merupakan pekerjaan rutin pemerintah. Akibatnya, urusan pemerintah dianggap bukan urusan mereka; jadi urusan pendataan sering terhalang oleh sikap seperti ini, apalagi jika menjalar ke pemilih lain.

PPLN mendapatkan data awal yang digunakan untuk pemutakhiran data yang sebagian besar berasal dari daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) versi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), data pemilih tahun 2014, serta tambahan data dari hasil pelaporan diri yang dikelola oleh Perwakilan RI di luar negeri.

Data yang bersumber dari DP4 ini bagi pemilu di luar negeri akan cenderung lemah validitasnya karena memang dibuat berdasarkan hasil sensus tahun 2010 dan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2018.

Dibandingkan data DP4, data pemilih tahun 2014 lebih baik kualitasnya dan juga ditambah lagi data hasil pelaporan diri dari KBRI dan KJRI.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved