Tono Terkejut Lahan Miliknya Masuk Hutan Produksi, Anggota DPRD Bangka Iskandar Juga Kecewa

Kecewa dengan kondisi ini. Sangat aneh Hutan Produksi bisa masuk kebun masyarakat. Ini harus mendapat kepastian hukum

Tono Terkejut Lahan Miliknya Masuk Hutan Produksi, Anggota DPRD Bangka Iskandar Juga Kecewa
Bangka Pos/Alza Munzi
Anggota DPRD Bangka Iskandar 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Alza Munzi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tono warga Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka terkejut saat mengetahui tanah yang dibelinya satu tahun lalu tak sesuai harapan.

Pria tiga orang anak ini menerima kenyataan pahit, lantaran tanah miliknya di kawasan Desa Air Ruay Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka masuk dalam kawasan Hutan Produksi.

Padahal, tanah miliknya seluas 2.740 meter persegi itu sudah mengantongi surat legal hingga tingkat kecamatan.

"Surat tanah milik saya ditandatangani camat pada 2010 lalu. Saya baru tahu sekarang saat pengukuran ulang. Dulu sempat bikin pondok saat garap kebun tapi nggak tahu kok bisa jadi Hutan Produksi," ungkap Tono kepada bangkapos.com, Sabtu (17/11/2018).

Tono bersama temannya sempat mengecek lokasi tanahnya melalui staf pemetaan Walhi Babel.

Hasilnya, tanah tersebut memang berada di Hutan Produksi yang ditetapkan pada 2012 lalu.

"Saya nggak tahu pakai peta surat keputusan (SK) mana untuk penetapan HP itu," katanya.

Sementara Ketua Fraksi PDI Perjuangan Bangka DPRD Bangka, Iskandar mengungkapkan kekecewaannya karena pernah mengalami kejadian serupa.

"Kecewa dengan kondisi ini. Sangat aneh Hutan Produksi bisa masuk kebun masyarakat. Ini harus mendapat kepastian hukum," ujar Iskandar.

Halaman
12
Penulis: Alza Munzi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved