Daftar Nama 13 Kosmetik Ilegal yang Ditarik BPOM, Bahayanya Bisa Sebabkan Iritasi dan Alergi

Belakangan, ditemukan beberapa kosmetik yang tak disangka mengandung zat-zat berbahaya tersebut.

Daftar Nama 13 Kosmetik Ilegal yang Ditarik BPOM, Bahayanya Bisa Sebabkan Iritasi dan Alergi
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ilustrasi Petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sulsel memperlihatkan barang bukti Kosmetik Ilegal serta kedaluwarsa yang akan dimusnahkan di halaman kantor BBPOM Sulsel, Jl Baji Minasa, Makassar, Selasa (26/6). 

BANGKAPOS.COM  - Sudah menjadi bagian dari gaya hidup untuk menunjang penampilan, kosmetik nampaknya menjadi salah satu komoditas yang pemasarannya bisa menjangkau daerah luas.

Terdiri dari bermacam-macam bentuk dengan fungsinya masing-masing, siapa sangka kosmetik yang berguna untuk mempercantik diri itu bisa saja berubah sebagai perusak?

Ya, dinilai sebagai perusak ketika ditemukan berbagai zat berbahaya perusak kulit yang turut serta hadir dalam pembuatannya.

Belakangan, ditemukan beberapa kosmetik yang tak disangka mengandung zat-zat berbahaya tersebut.

Baca: Andika Kangen Band Punya Rumah Mewah dan Asri, Lihat Foto-fotonya

Baca: Kalah dari Thailand, Timnas Indonesia Harus Menang di Laga Ini agar Lolos Semifinal Piala AFF 2018

Baca: Nekat Kejar Pesawat Penumpang Wanita Ini Akhirnya Jatuh Pingsan, Begini Kronologi dan Videonya

Kosmetik mengandung zat berbahaya bagi kulit
SGS
Kosmetik mengandung zat berbahaya bagi kulit

Seperti dilansir dari Hot.grid.id, Minggu (18/11/2018), ratusan merek kosmetik ilegal pun kini tengah ditarik dari peredaran oleh BPOM.

Selama tahun 2018, sudah ada Rp 112 miliar kosmetik ilegal yang ditemukan BPOM RI.

Angka tersebut juga termasuk kosmetik yang mengandung bahan dilarang (BD)/ bahan berbahaya (BB).

Lebih jauh juga ditemukan Rp 22,13 miliar obat tradisional (OT) ilegal dan bahan kimia obat (BKO).

Untuk kandungan zat berbahaya sendiri, kepala BPOM RI, Penny K. Lukito menyampaikan bahwa sebagian besar yang ditemukan mengandung merkuri, hidrokinon dan asam retinoat.

Ratusan kosmetik dan obat ilegal ini ditemukan dari hasil pengawasan produk di peredaran (post-market control secara rutin), adanya kasus, serta operasi-operasi di seluruh Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved