Video

Molen Akui Tingkat Pengangguran di Pangkalpinang Tertinggi di Babel

Maulan Aklil atau kerap disapa Bang Molen menyampaikan visi dan misi menjadi Wali Kota Pangkalpinang bersama Wakil Wali kota Pangkalpinang M Sopian

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Wali Kota Pangkal pinang, Maulan Aklil pertama kali menyampaikan sambutan dalam sidang paripurna di DPRD Kota Pangkalpinang, Senin ( 19/11/2018).

Mengawali sambutannya Molen mengutip ucapan sang proklamator Bung Karno bahwa dalam membangun negara itu untuk semua bukan buat satu orang, satu golongan, baik golongan bangsawan maupun golongan kaya, tetapi untuk semua.

Maka segala pengambilan kebijakan di kota ini haruslah didasarkan pada kepentingan publik luas. Saatnya sekarang bekerja bekerja bekerja," kata Molen, sapaan akrab Maulan Aklil saat sidang paripurna DPRD Kota Pangkalpinang di ruang sidang paripurna, Senin (19/11/2018).

Berdasarkan data strategis Kota Pangkalpinang diakui Molen perlu dikaji bersama mulai dari tingginya laju pertumbuhan penduduk sebesar 2,13 persen di 2016 yang hampir sama dengan laju pertumbuhan penduduk Provinsi kep Babel yaitu 2,10 persen . jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan laju pertumbuhan penduduk indonesia 1,36 persen.

Tentu saja hal itu diakui Molen berkaitan erat dengan tingkat pengangguran di Pangkalpinang. Angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) masih cukup tingi sebesar 5,8 persen berada di atas rata-rata Provinsi 5,5 persen dan rata-rata nasional 6,17 persen. Pangkalpinang masih tertinggi diantara Kabupaten/kota lain di Provinsi Babel.

Maulan Aklil atau kerap disapa Bang Molen juga menyampaikan visi dan misi menjadi Wali Kota Pangkalpinang bersama Wakil Wali kota Pangkalpinang M Sopian.

"Kami, Maulan Aklil dan Muhamad Sopian, fokus untuk membangun Pangkalpinang sesuai janji kampanye yang tertuang dalam komiten politik, dimana dalam tahun 2019 seluruh janji kampanye secara bertahap harus kami tuntaskan," lanjutnya

Dilanjutkannya, pencanangan Pangkalpinang sebagai kota yang berbasiskan jasa, perdagangan dan pariwisata yang dikemas dalam Industri pariwisata, segera dilaksanakan di akhir 2018 ini.

Sehingga memasuki 2019 seluruh sumber daya, khususnya Aparatur Sipil Negara harus melayani dengan penuh senyuman, menyambut kehadiran ribuan, bahkan jutaan wisatawan, dan para investor yang akan membangun dan menikmati kemajuan Kota Pangkalpinang," ujarnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved