Pertumbuhan Ekonomi Kota Pangkalpinang Belum Stabil

Walikota Pangkalpinang, H Maulan Aklil mengatakan saat ini pertumbuhan ekonomi Kota Pangkalpinang belum optimal.

Pertumbuhan Ekonomi Kota Pangkalpinang Belum Stabil
bangkapos/edwardi
Sidang paripurna istimewa di DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (19/11/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM -- Walikota Pangkalpinang, H Maulan Aklil mengatakan saat ini pertumbuhan ekonomi Kota Pangkalpinang belum optimal.

"Pertumbuhan ekonomi Kota Pangkalpinang mengalami fluktuasi (keadaan turun naik) dari tahun 2012 hingga 2016 dengan kecenderungan menurun, meskipun pada tahun 2016 Pertumbuhan Ekonomi (PE) Kota Pangkalpinang sebesar 5,17% Iebih tinggi dibandingkan Pertumbuhan Ekonomi (PE) Provinsi 4,41% dan nasional 5,02%," kata Molen, sapaan akrabnya saat sidang paripurna istimewa di DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (19/11/2018).

Ditambahkannya, selain itu belum optimalnya pengendalian inflasi di Kota Pangkapinang dan belum optimalnya pemberdayaan perempuan dilihat dari rendahnya capaian IDG. IDG Kata Pangkalpinang tahun 2017 baru sebesar 56,64.

"Perwujudan good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik melalui reformasi birokrasi masih menemui kendala di Kota Pangkalpinang. Pola pikir (mind-set) dan budaya kerja (culture-set) belum sepenuhnya mendukung birokrasi yang profesional serta benar-benar memiliki pola pikir yang melayani masyarakat dan pencapaian kinerja yang lebih baik," ungkapnya.

Ditambahkannya, kompetensi Aparatur Sipil Negara yang semakin baik namun masih perlu ditingkatkan untuk dapat memberikan pelyanan publik yang lebih baik. E-government yang ada masih harus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kinerja pemerintahan daerah yang cepat, akurat, transparan dan akuntabel.

Bahkan untuk sekarang sudah menuju ke arah D-Government (Digital Government)

"Masih adanya penduduk miskin, pada tahun 2016 persentase penduduk miskin sebesar 5,02% dan pada tahun 2017 sebesar 4,8%. Lebih rendah dibandingkan dengan provinsi (5,22% th 2016) dan Nasional (10,86% th 2016)," ungkapnya .

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved