Tiga Tim Teknik Sipil UBB Finalis KJI dan KBGI 2018, Targetkan Masuk Tiga Besar

Tiga tim mahasiswa Prodi Teknik Sipil UBB itu lulus menjadi finalis KJI dan KGBI, setelah tim juri dari Direktorat Jenderal

Tiga Tim Teknik Sipil UBB Finalis KJI dan KBGI 2018,  Targetkan Masuk Tiga Besar
ist/UBB Pers
Disaksikan dosen pembimbing, tiga mahasiswa Prodi Teknik Mesin UBB, yang tergabung dalam Tim Laskar Depati XII, merakit Jembatan Tudung Saji di Gazebo Fakultas Teknik UBB, Senin (19/11/2018) siang. Mereka siap bertanding di Kompetisi Jembatan Indonesia dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia 1-2 Desember 2018 di GOR Unhas, Ujung Pandang. 

BANGKAPOS.COM--  Tiga tim rekayasa jembatan dan bangunan  dari Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung (UBB) menjadi finalis  pada Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) ke 14 dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) ke 10 tahun 2018, yang akan digelar  GOR Universitas Hasanudin, Ujungpandang,  1-2 Desember 2018.

Tiga tim mahasiswa  Prodi Teknik Sipil UBB itu  lulus menjadi finalis KJI dan KGBI, setelah tim juri  dari    Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan  Kemenristek Dikti melakukan penilaian atas 166 proporsal --  yang masuk dari sejumlah perguruan tinggi se Indonesia --  untuk kategori jembatan baja ringan (canai), jembatan baja, jembatan busur dan gedung. 

Indra Gunawan ST MT, dosen Prodi Teknik  Sipil  Fakultas Teknik UBB, mengemukakan tiga tim dari UBB yang menjadi finalis itu  adalah  Tim Laskar Depati XII (kategori  jembatan raya, terbuat dari baja),  Tim Seperadik Gale (kategori jembatan pejalan kaki, terbuat dari baja ringan atau canai),  dan    Tim Habut Bahirek (kategori bangunan).

“Nama karya tiga tim itu  semuanya dari khasanah budaya yang ada Bangka Belitung.  Jembatan karya Tim Laskar Pelangi kita beri nama Jembatan Tudung Saji.

Karya Tim Seperadik  namanya  Jembatan Kembang Kenanga,  dan  bangunan  gedung karya Tim Habut Behirek  kita  beri nama Rumah Junjung Besaoh,”  ujar  Indra Gunawan, dosen pembimbing Tim Laskar Depati XII, dalam rilis UBB Pers kepada Bangkapos.com, Selasa (20/11).   

Siang itu  Indra Gunawan bersama  Kaprodi Teknik Sipil Yayuk Apriyanti ST MT, Ormuz Firdaus ST MT,  Endang Setyawati  Hisyam ST M.Eng,  Adriyansah ST MSi dan puluhan mahasiswa, menyaksikan  simulasi pemasangan Jembatan Tudung Saji di Gazebo Fakultas Teknik UBB.  

Pemasangan jembatan terbuat dari baja itu   dilakukan  tiga anggota Tim Laskar Depati XII, yaitu  Bayu Dika Wijaya, Bayu Oktasandi,  dan Lian Korsely; semuanya mahasiswa semester VII.        

“Simulasi ini penting sekali.   Sebab, selain agar anggota tim  nanti tidak gugup saat  pertandingan  di GOR Universitas Hasanudin, juga karena lantaran  panitia memberikan tengat waktu   merakit   semua perangkat jembatan paling lama tiga jam, dengan  toleransi tiga puluh menit.   Lebih dari waktu itu, finalis tersebut dianggap gagal!,” ujar Indra Gunawan.

Untuk kategori jembatan baja,  pada Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) 2018 tim juru dari Kemenrtistek Dikti telah menetapkan tujuh finalis.  

Selain Tim Laskar Depati XII (UBB),  enam finalis lainnya berasal dari Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya, Politeknik Negeri Jakarta, Polteknik Negeri Malang, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Pancasila, dan Universitas 11 Maret.

Halaman
1234
Penulis: Herru W
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved