BBM di Beltim Masih Sulit Didapatkan, Ini Keluhan Warga dan Pelaku Wisata

Hampir dua pekan ini, warga kesulitan mencari BBM jenis premium dan pertalite di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

BBM di Beltim Masih Sulit Didapatkan, Ini Keluhan Warga dan Pelaku Wisata
Bangka Pos / Suharli
Antrean Kendaraan di SPBU 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Hampir dua pekan ini, warga kesulitan mencari BBM jenis premium dan pertalite di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Sulitnya BBM ternyata juga berdampak Kepada para pekerja dan pelaku wisata.

Dafit Nur petugas Bawaslu Kabupaten Beltim mengaku harus rela menitipkan sepeda motornya di rumah warga karena kehabisan BBM.

Pria yang berdomisili di Tanjungpandan tersebut mengaku sudah mencari BBM sejak malam sebelum Ia berangkat kerja namun tidak menemukan satu kios pun yang menjual premium atau pertalite.

"Tadi berangkatnya dipaksakan, harapannya bisa menemukan kios yang jualan bensin, tapi sampai bensin kering di daerah Badau tidak ada yang jual. Untungnya tadi dijalan ketemu sama pegawai Disdukcapil, beliau menawari tumpangan hingga ke kantor," cerita Dafit  kepada posbelitung.co, rabu (21/11/2018)

Dari kejadian tersebut Dafit mengaku terlambat masuk ke kantor, Ia berharap kondisi BBM di Beltim cepat normal kembali terutama di kios-kios pengecer.

"Harapan saya si di kios-kios tersedia lagi, soalnya kalau mau ngantri lama. Ini kalau dapat tumpangan balik sambil bawa bensin, kalau tidak ya nginap di kantor," beber Dafit.

Pelaku Wisata Terpaksa Tolak Permintaan

Sarifudin warga Desa Padang, Kecamatan Manggar, satu diantara supir travel wisata mengaku sulitnya BBM sangat berpengaruh baginya dan teman-teman travel-nya.

Halaman
12
Penulis: Suharli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved